Sabtu, 07 Februari 2009

Tips Perawatan Kacer Pada Dikala Ekspresi Dominan Hujan

Semua jenis burung termasuk Kacer sangat memerlukan panas Matahari untuk menjaga suhu tubuhnya semoga tetap stabil dan juga untuk membantu sistem metabolisme tubuhnya.

Agar kondisi fisiknya tetap fit, Kacer harus mendapat sinar Matahari yang cukup semoga suhu tubuhnya tetap terjaga.

Tapi di Negara kita yang mempunyai dua iklim ini, tentunya sinar Matahari tidak sanggup selalu ada sepanjang tahun apalagi untuk kini ini dengan kondisi cuaca yang tidak menentu sebentar hujan dan sebentar panas, tentunya dalam merawat Kacer tidak sanggup maksimal terutama dalam hal penjemuran.

Padahal, semoga Kacer sehat dan aktif serta mempunyai performa yang maksimal, suhu tubuhnya harus berada pada tingkat yang ideal, lantaran itu yakni kunci utama dalam bermain Kacer, yaitu mengontrol suhu tubuhnya semoga tetap stabil, tentunya semua itu hanya sanggup didapatkan dari penjemuran dibawah sinar Matahari.

Pada ketika animo pancaroba tentu hal itu sulit dilakukan lantaran Matahari tidak bersinar setiap hari, apalagi untuk kita yang mempunyai aktifitas diluar rumah, tentu akan lebih sulit lagi lantaran pada ketika Matahari bersinar belum tentu kita berada dirumah untuk sanggup segera menjemur momongan kita.

Untuk menyiasati semoga Kacer kesayangan kita tetap fit dimusim hujan, ada beberapa tips perawatan yang sanggup kita terapkan selama animo hujan, diantaranya:

Pakan

• Gunakan voer yang pada komposisi bahannya terdapat adonan madu dan telur, tujuannya untuk membantu menghangatkan badan Kacer. Ganti voer dua hari sekali semoga tidak berjamur, lantaran udara yang lembab pada ketika animo hujan akan mempercepat tumbuhnya jamur pada voer.

Air minum juga harus diganti setiap hari, dan untuk sore hari berikan seduhan air jahe yang dicampur madu untuk menghangatkan badan Kacer.

• Berikan Ekstra fooding (EF) berupa jangkrik sebanyak 5/5 pagi/sore. Sebelum diberikan pada Kacer, sebaiknya jangkrik terlebih dulu diberikan pakan berupa serpihan jahe, tujuannya semoga pada ketika dikonsumsi Kacer sanggup menjadikan efek hangat lantaran didalam perut jangkrik tersebut terdapat sari-sari jahe.

Tambahkan ulat hongkong (UH) 10-20 ekor pagi/sore. Sebelum derikan pada Kacer, terlebih dulu berikan voer ayam atau voer babi sebagai makanan untuk ulat hongkong (UH) semoga lebih hangat dan berprotein pada ketika dikonsumsi oleh Kacer.

Mandi

Kalau hujan turun setiap hari, Kacer tidak perlu dimandikan semoga suhu tubuhnya tidak semakin ngedrop lantaran tidak ada panas.

Kerodong

Pada ketika animo hujan, sebaiknya full kerodong saja untuk melindungi Kacer dari udara dingin. Buka kerodong hanya pada pagi dan sore hari saja untuk menunjukkan pakan dan minum serta membersihkan kandangnya. Cuci kerodong seminggu sekali semoga higienis dan steril, lantaran udara yang lembab dimusim hujan akan mempercepat tumbuhnya jamur dan benalu pada kain kerodong.

Kebersihan

Kandang harus selalu dibersihkan setiap hari semoga Kacer terhindar dari serangan virus dan penyakit, lantaran virus dan penyakit lebih cepat berkembang pada animo pancaroba.

Jemur

Usahakan sebisa mungkin untuk menjemur Kacer pada ketika Matahari muncul walaupun cuma sebentar semoga suhu tubuhnya tidak terlalu ngedrop. Gantang Kacer dibawah atap asbes/seng/kanopi semoga pada ketika Matahari muncul, Kacer tetap mendapat panas Matahari.

Umbar

Umbar Kacer seminggu sekali jika cuaca cerah semoga fisiknya tetap fit. Dengan diumbar, Kacer akan lebih banyak bergerak untuk aben kalori, sehingga tidak terjadi penumpukan lemak pada badan Kacer yang disebabkan lantaran kurangnya aktifitas dan lebih banyak membisu tanpa aktifitas selama animo hujan.

Baca juga:

Fungsi utama kerodong untuk burung kicau

Terapi untuk mengembalikan mental fighter Kacer

Terapi khusus untuk Kacer mbagong

Denikian gosip wacana "Tips perawatan Kacer pada ketika animo hujan". Untuk gosip lain seputar Kacer, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Kacer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar