Jumat, 06 Februari 2009

Fungsi Utama Kerodong Untuk Burung

Bagi para Mania, tentunya sudah tidak gila dengan kerodong atau kain epilog sangkar burung. Dengan semakin banyaknya penggemar burung kicau, maka pengguna kerodongpun semakin banyak.

Bentuk dan motif kerodongpun semakin bervariasi dengan aneka macam jenis materi kain dan majemuk warna yang menarik.

Selain sebagai aksesoris, fungsi dan manfaat kerodong sebenarnya sangat besar, bahkan menjadi salah satu serpihan penting dalam perawatan burung sehari-hari, serta menjadi salah satu poin penting untuk kesuksesan seekor burung semoga menjadi jawara.

Beberapa fungsi dan manfaat kerodong untuk burung kicau:

• Mencegah stress

Manfaat kerodong yang pertama yaitu untuk mencegah semoga burung tidak stress, baik itu stress dalam perjalanan atau stress alasannya yaitu pindah daerah dilingkungan yang baru.

Kerodong akan membatasi pandangan burung dari suasana diluar sangkar sewaktu dalam perjalanan yang berpotensi menciptakan burung menjadi stress dan juga melindungi burung dari panas Matahari sewaktu dalam perjalanan.

Burung yang gres tiba dilingkungan gres juga memerlukan waktu untuk beradaptasi, dengan dikerodong akan membatasi interaksi burung dengan lingkungan sekitar yang masih gila bagi burung, untuk beberapa hari burung perlu dikerodong semoga terbiasa dulu dengan iklim dan suasana ditempat barunya.

Selain itu, kerodong juga sangat bermanfaat untuk burung yang sedang dalam masa mabung/ngurak. Karena burung yang sedang mabung/ngurak membutuhkan suasana yang hening semoga sanggup beristirahat dan fokus menuntaskan masa mabungnya. Dengan dikerodong, setidaknya burung menjadi lebih hening alasannya yaitu tidak melihat suasana diluar sangkarnya sehingga proses mabungnya sanggup berjalan dengan lancar.

• Menjaga suhu didalam sangkar

Pada ketika cuaca dingin/musim hujan, kerodong menjadi sangat penting untuk burung alasannya yaitu bermanfaat untuk melindungi burung dari udara dingin, sehingga suhu badan burung tetap stabil dan tetap pada tingkat yang ideal.

• Melindungi burung dari ancaman

Burung yang dipelihara dalam sangkar tentunya sulit untuk melindungi diri dari ancaman disekitarnya, alasannya yaitu burung terkurung oleh sangkar yang membatasi ruang geraknya.

Bahaya sanggup tiba dari serangan predator menyerupai tikus, kucing, ular dan hewan lainnya, alasannya yaitu kita mustahil sanggup mengawasi burung setiap saat. Dengan dikerodong, akan menutupi burung dari penglihatan binatang-binatang predator tersebut.

Selain dari predator, ancaman juga sanggup tiba dari serangga-serangga kecil yang sanggup masuk kedalam sangkar melalui jeruji sangkar menyerupai nyamuk dan kupu-kupu beracun (kepik/kleper).

Untuk burung-burung tertentu menyerupai Kenari, sangat rawan dengan gigitan nyamuk. Karena kalau hingga kaki atau serpihan badan lain dari Kenari tergigit nyamuk, maka bekas gigitan tersebut akan membengkak dan mengakibatkan bubul yang sanggup berakibat fatal bila tidak segera diobati.

Sedangkan untuk burung-burung pemakan serangga, sangat rawan memakan serangga beracun (kepik/kleper) yang memasuki kandangnya, terutama pada malam hari dimana serangga-serangga tersebut sering mengerubungi lampu. Kalau hingga serangga beracun tersebut masuk kedalam sangkar dan dimakan oleh burung, maka akan berakibat final hidup pada burung.

Karena itu kerodong sangat penting dipakai terutama pada malam hari untuk melindungi keselamatan burung dari hal-hal yang tidak di inginkan, serta untuk melindungi burung dari cuaca dingin.

• Untuk menjaga emosi burung lomba

Untuk burung-burung lomba yang super fighter dan sensitif terhadap bunyi burung lain, pemakaian kerodong tentunya sangat berkhasiat untuk meredam emosi burung dilokasi lomba sebelum naik gantangan.

Karena kalau burung terus berkicau membalas kicauan burung lain sebelum waktunya digantang tentunya akan gembos begitu waktunya digantang, alasannya yaitu staminanya sudah terkuras untuk berkicau sebelum lomba dimulai.

Jadi, fungsi kerodong menjadi sangat vital untuk burung-burung lomba yang super fighter untuk membatasi interaksinya dengan burung-burung lain yang sanggup memancing emosinya. Untuk kondisi menyerupai itu, burung memerlukan kerodong yang tebal atau kerodong dobel semoga lebih tenang.

• Untuk mengoptimalkan suhu panas didalam sangkar ketika dijemur (sauna)

Untuk burung-burung tertentu yang membutuhkan panas lebih menyerupai Cendet, tentu memerlukan penjemuran lebih usang semoga suhu tubuhnya tetap ideal. Jadi, untuk mengoptimalkan panas sewaktu dijemur, sanggup dilakukan jemur sauna/dijemur sambil dikerodong.

Menjemur burung dengan dikerodong (sauna) akan mengoptimalkan suhu didalam sangkar menjadi 2 kali lebih panas dari penjemuran tanpa kerodong, dan tentunya akan mempersingkat waktu penjemuran bagi Mania yang tidak mempunyai banyak waktu untuk menjemur burungnya.

• Menjaga tingkat emosi burung yang kurang fighter

Untuk burung yang kurang emosi, dengan dikerodong setiap hari akan menciptakan burung terisolasi dari lingkungan luar dan akan membentuk mentalnya menjadi kuat. Dengan full kerodong, burung juga sanggup beristirahat dengan hening dan tidak membuang tenaga untuk berkicau setiap hari, sehingga pada waktu dilombakan, stamina burung menjadi lebih prima dan tingkat emosi serta birahinya juga menjadi lebih stabil alasannya yaitu burung tidak pernah berinteraksi dengan burung lain. Dan begitu melihat burung lain yang sejenis maka jiwa fighternya akan eksklusif muncul.

Pilihlah kerodong yang sesuai dengan abjad burung dan juga iklim disekitar lingkungan dimana burung dipelihara, alasannya yaitu tebal dan tipisnya materi kerodong juga sanggup mempengaruhi performa seekor burung.

Selain itu, kebersihan kerodong juga penting untuk diperhatikan semoga burung terhindar dari serangan penyakit dan kutu yang berasal dari kerodong yang kotor. Sebaiknya kerodong dicuci seminggu sekali memakai detergent semoga higienis dan steril.

Baca juga:

Perbedaan dan ciri fisik Prenjak tamu jantan dan betina

Cucak jenggot sangat cocok untuk master burung-burung lomba

Terapi untuk mengembalikan mental fighter Kacer

Demikian isu perihal "Fungsi utama kerodong untuk burung kicau". Untuk isu lain seputar burung kicau, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Kerodong sanggup melindungi burung dari stress perjalanan

Kamis, 05 Februari 2009

Perbedaan Dan Ciri Fisik Prenjak Tamu Jantan Dan Betina

Jika dilihat sekilas antara Prenjak kepala merah/Prenjak tamu jantan dan betina memang tampak serupa, tapi jikalau diperhatikan lebih seksama bergotong-royong ada beberapa perbedaan yang cukup mencolok antara keduanya.

Mungkin bagi Mania yang sudah berpengalaman, hanya dengan sekali melihat saja sudah sanggup membedakan antara Prenjak tamu jantan dan betina, tapi bagi yang masih pemula tentunya akan kesulitan untuk membedakan keduanya.

Untuk yang masih resah membedakan antara Prenjak kepala merah/Prenjak tamu jantan dan betina, berikut ini ialah beberapa ciri-ciri umum yang sanggup dijadikan panduan sebelum kita memeliharanya.

Ciri-ciri Prenjak kepala merah/Prenjak tamu jantan:

• Pada bab ekor Prenjak tamu/Prenjak kepala merah jantan, terdapat dua helai bulu yang ukurannya lebih panjang dari bulu ekor lainnya atau disebut lancur.

• Pada bab dada Prenjak tamu/Prenjak kepala merah jantan terdapat semburat warna kehitaman.

• Bulu pada bab kepala Prenjak tamu/Prenjak kepala merah jantan, warna merahnya tampak lebih tegas/cerah.

• Suara Prenjak tamu/Prenjak kepala merah jantan lebih variatif dan lebih nyaring dengan volume yang lebih keras.

Ciri-ciri Prenjak kepala merah/Prenjak tamu betina:

• Ekor Prenjak tamu/Prenjak kepala merah betina lebih pendek dari ekor Prenjak kepala merah jantan dan tidak terdapat bulu ekor lancur.

• Warna bulu pada bab dada Prenjak tamu/Prenjak kepala merah betina lebih cerah dari Prenjak kepala merah jantan dan tidak terdapat semburat warna hitam.

• Bulu pada bab kepala Prenjak tamu/Prenjak kepala merah betina warna merahnya agak pucat/pudar.

• Suara Prenjak tamu/Prenjak kepala merah betina tidak variatif (monoton).

Baca juga:

Ciri-ciri perbedaan Prenjak tamu dan Prenjak lumut

Perawatan yang sempurna untuk Prenjak kepala merah/Prenjak tamu bakalan semoga cepat bunyi

Tips perawatan Ciblek semoga gacor dan ngebren

Demikian isu wacana "Perbedaan dan ciri fisik Prenjak tamu jantan dan betina". Untuk isu lain seputar Prenjak, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Prenjak kepala merah jantan dan betina

Rabu, 04 Februari 2009

Cucak Jenggot Sangat Cocok Untuk Master Burung-Burung Lomba

Cucak jenggot memang sedang naik daun seiring dengan maraknya lomba burung kicau diberbagai tempat ditanah air. Burung ini lebih banyak dipelihara sebagai masteran untuk burung-burung lomba menyerupai Murai Batu (MB), Kacer, Cucak ijo (CI) dan burung-burung  lainnya. Walaupun Cucak jenggot juga termasuk burung yang dilombakan, tapi burung ini lebih terkenal sebagai burung masteran atau guru vokal.

Bukan tanpa alasan kenapa para pemain burung lapangan banyak yang menentukan Cucak jenggot sebagai masteran untuk gacoannya. Alasan utamanya terang alasannya ialah bunyi khas dari Cucak jenggot akan menciptakan burung lomba yang mempunyai bahan isian Cucak jenggot akan terkesan lebih sangar dan menonjol dengan suara-suara kasarnya.

Alasan lainnya alasannya ialah dengan memelihara Cucak jenggot selain sanggup dipakai sebagai masteran juga sekaligus sanggup dilombakan, dan tentunya harga dari Cucak jenggot yang jauh lebih murah dari burung-burung masteran lainnya menyerupai Cililin atau Tengkek buto menjadi alasan kenapa Cucak jenggot menjadi pilihan.

Suara besetan kasar Cucak jenggotlah yang menjadi ciri khas burung ini, sehingga bila burung lomba mempunyai bahan isian besetan Cucak jenggot dan dinyanyikan pada ketika dilombakan, maka suaranya akan terdengar sangat menonjol dan tentu saja akan menjadi nilai tambah untuk burung tersebut.

Agar burung gacoan kita mempunyai bahan besetan Cucak jenggot, maka harus dilakukan pemasteran dengan mengunakan master Cucak jenggot yang sudah gacor dan mempunyai bunyi mayoritas besetan. Jangan memakai Cucak jenggot yang mempunyai bunyi mayoritas ngepik, alasannya ialah akan terdengar kurang agresif bila bunyi ngepik tersebut yang terekam oleh burung-burung lomba.

Agar burung yang dimaster sanggup cepat merekam bahan Cucak jenggot, usahakan setiap hari burung digandeng dengan Cucak jenggot gacor semoga lebih fasih merekam materinya. Akan lebih baik lagi bila menentukan Cucak jenggot yang berjenis kelamin betina alasannya ialah cenderung lebih cerewet.

Baca juga:

Ciri-ciri perbedaan Cucak Jenggot jantan dan betina

Cara merawat Cucak Jenggot semoga cepat gacor

Perawatan terbaik untuk Cucak Jenggot pada ketika mabung/nyulam bulu

Demikian info wacana "Cucak jenggot sangat cocok untuk master burung-burung lomba". Untuk info lain seputar Cucak jenggot, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Cucak jenggot (CJ)

Selasa, 03 Februari 2009

Terapi Untuk Mengembalikan Mental Fighter Kacer

Di alam bebas Kacer merupakan burung petarung yang sangat kasar dan tidak mempunyai toleransi terhadap keberadaan Kacer lain yang memasuki wilayah teritorialnya.

Kacer penguasa wilayah akan pribadi mengusir Kacer lain yang mendekati daerahnya dengan kicauan dan tarian ngobranya untuk mengintimidasi lawannya terlebih dulu sebelum bertarung secara fisik.
Naluri petarung Kacer tersebut akan tetap menempel walaupun sudah dipelihara didalam kandang, sebab itulah Kacer banyak dilombakan.

Tapi tidak sedikit Kacer yang hilang jiwa fighternya sehabis dipelihara cukup usang didalam kandang, Kacer menjadi terlalu jinak, manja dan kolokan. Sifat manja tersebut terjadi sebab kesalahan dalam perawatan dan perlakuan sehari-harinya, sehingga Kacer menjadi kehilangan jati dirinya sebagai petarung yang agresif.

Kebanyakan Kacer yang jinak dan manja yaitu Kacer yang dipelihara dari lolohan dan selau dimanja serta sering digoda. Penyebab lainnya yaitu kurangnya sumbangan Ekstra fooding (EF) yang menjadikan Kacer kekurangan asupan protein.

Jenis burung fighter menyerupai Kacer harus mempunyai stamina yang prima untuk menunjang abjad fighternya tersebut, sebab untuk melaksanakan sebuah pertarungan, Kacer memerlukan energi yang sangat besar.

Dan ntuk mendapat energi yang besar tersebut, maka Kacer harus mendapat asupan protein yang cukup. Karena itu, sumbangan Ekstra fooding (EF) untuk Kacer porsinya harus benar-benar cukup (kenyang), jangan hanya mengandalkan voer saja sebab tidak akan sanggup untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian Kacer, apalagi untuk Kacer lapangan yang mutlak harus mempunyai stamina prima untuk bertarung.

Kurangnya sumbangan Ekstra fooding (EF) akan menimbulkan Kacer selalu merasa lapar, akhirnya setiap melihat pemiliknya atau orang lain disekitar kandangnya, Kacer tersebut akan merengek-rengek manja meminta makanan. Dan jikalau hal itu terus berlangsung selama bertahun-tahun maka akan menjadikan lunturnya jiwa fighter Kacer tersebut.

Kacer akan menjadi semakin manja dan kolokan sebab kebiasaan jelek tersebut terus berlangsung setiap harinya, apalagi kalau Kacer tersebut sering digoda maka sifat manjanya akan semakin bertambah parah. Kalau sudah begitu, tentu Kacer tersebut tidak sanggup dibutuhkan lagi untuk sanggup tampil maksimal dalam lomba.

Untuk mengembalikan jiwa fighter Kacer perlu dilakukan terapi khusus untuk mengembalikan nalurinya sebagai petarung, dan biasanya membutuhkan waktu yang cukup usang semoga Kacer kembali fighter dan garang lagi.

Berikut ini langkah-langkah untuk mengembalikan mental fighter Kacer:

• Perlakuan sehari-hari

Jangan pernah menarik hati Kacer lagi, cukup dirawat biasa saja, menyerupai mandi dikeramba, jemur teratur, dan sumbangan Ekstra fooding (EF) cukup ditaruh dalam cepuk saja, jangan diberikan pribadi dari tangan.

• Perbaikan gizi

Jor jangkrik sekenyangnya setiap hari untuk perbaikan gizi dan memulihkan stamina Kacer yang loyo.

• Menaikkan emosinya

Jemur besar lengan berkuasa setiap hari hingga Kacer mangap dan gelisah. Setelah Kacer besar lengan berkuasa dijemur lama, sanggup dilanjutkan dengan jemur sauna (burung kering kerodong kering) untuk mendongkrak emosinya dan menciptakan nafasnya semoga lebih panjang. Tambahkan ulat hongkong (UH) atau larva tawon dalam sajian pakan hariannya.

• Mengembalikan sifat liarnya

Agar menjadi lebih agresif, sebaiknya Kacer dibentuk semoga semi giras sebab kalau terlalu jinak biasanya Kacer rawan mbagong, caranya dengan diumbar seminggu 2-3 kali semoga naluri liarnya kembali lagi.

Selain untuk menjadikan Kacer lebih giras, pengumbaran juga bermanfaat untuk melatih stamina dan nafas Kacer.

• Penempatan

Tempatkan Kacer ditempat yang sepi (di asingkan) untuk membatasi interaksi Kacer dengan lingkungan sekitarnya yang berpotensi menimbulkan Kacer menjadi manja. Sebaiknya Kacer lebih sering dikerodong (Full kerodong) setiap harinya semoga Kacer sanggup istirahat total dan untuk menjaga emosinya semoga tetap stabil.

Lakukan perawatan di atas secara konsisten semoga Kacer tidak kolokan lagi dan semoga Kacer kembali pada sifat aslinya sebagai burung petarung yang garang.

Baca juga:

Terapi khusus untuk Kacer mbagong

Kacer yang gacor dirumah belum tentu gacor dilapangan

Pakan dan Ekstra fooding (EF) yang cocok untuk Kacer

Demikian gosip perihal "Terapi untuk mengembalikan mental fighter Kacer". Untuk gosip lain seputar Kacer, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Kacer

Senin, 02 Februari 2009

Perawatan Yang Sempurna Untuk Perkutut Pada Dikala Mabung/Ngurak

Mabung/ngurak pada Perkutut sanggup terjadi dua kali dalam setahun, dan umumnya Perkutut hanya berganti bulu secara bergiliran (nyulam). Sebetulnya Perkutut yang sedang dalam masa mabung/ngurak tidak perlu diberikan perawatan khusus seperti  perawatan mabung pada burung kicau.

Perkutut yang dalam kondisi mabung/ngurak tidak mengalami penurunan performa yang signifikan. Karena pada umumnya walaupun sedang mabung/ngurak, Perkutut masih tetap bunyi (manggung) walaupun tidak serajin menyerupai pada dikala kondisi normal (tidak mabung).

Tapi semoga kondisi Perkutut tetap prima dan proses mabungnya berlangsung dengan baik, maka tidak ada salahnya kalau dilakukan beberapa perawatan khusus untuk Perkutut pada dikala mabung/ngurak.

Perawatan khusus untuk Perkutut pada dikala mabung/ngurak:

• Perkutut yang sedang dalam kondisi mabung/ngurak sebaiknya dipindahkan kedalam sangkar yang lebih luas/kandang umbara semoga Perkutut yang sedang mabung tersebut sanggup melepaskan bulu-bulunya dengan lebih leluasa, sehingga proses mabungnya sanggup berlangsung lebih sempurna.

• Berikan satu butir minyak ikan dua hari sekali selama masa mabung/ngurak semoga Perkutut selalu dalam kondisi yang fit dan pertumbuhan bulu-bulu barunya mejadi lebih sehat dan lebih mengkilap.

• Berikan pelengkap ketan hitam dan beras merah pada sajian pakan hariannya, takarannya masing-masing cukup setengah sendok teh saja untuk menghangatkan badan Perkutut.

• Selama masa mabung/ngurak Perkutut tidak perlu dimandikan.

• Penjemuran tetap dilakukan setiap hari mulai jam 07.00 pagi semoga Perkutut tetap sehat. Tapi tidak perlu terlalu lama, cukup 15-20 menit saja setiap harinya.

• Sebaiknya Perkutut yang sedang dalam masa mabung/ngurak ditempatkan dilingkungan yang damai dan dijauhkan dari semua gangguan semoga proses mabungnya berjalan lancar.

Baca juga:

Perawatan yang tepat untuk Trucukan pada dikala mabung/nyulam bulu

Cara membedakan Perkutut jantan dan betina paling akurat

Manfaat kencur dan merica untuk menciptakan Perkutut rajin manggung

Demikian warta wacana "Perawatan yang tepat untuk Perkutut pada dikala mabung/ngurak". Untuk warta lain seputar Perkutut, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Perkutut

Terapi Khusus Untuk Kacer Mbagong

Masalah utama pada Kacer yang menjadi momok angker bagi para pemain Kacer ialah sikap mbagong/mbedesi. Walaupun sikap mbagong tersebut merupakan sikap alami dari seekor Kacer, namun pada ketika Kacer mbagong semua predikatnya sebagai burung petarung seolah sirna seketika, Kacer akan tampak menyerupai pecundang dan tidak tampak lagi kesan gagah serta garangnya.

Mbagong pada Kacer sanggup disebabkan oleh beberapa faktor menyerupai yang pernah dibahas pada artikel sebelumnya. Dan pada artikel kali ini, akan dibahas cara mengatasi mbagong pada Kacer yang lambat panas/fighter rendah. Makara mungkin agak berbeda cara penanganannya dengan artikel sebelumnya.

Sebelum menerapkan tips-tips pada artikel kali ini, terlebih dulu harus dipahami abjad dari Kacer yang akan diterapi, apakah tipe fighter tinggi atau tipe fighter rendah supaya treatment yang kita terapkan sanggup efektif dan tidak berakibat fatal.

Baca juga: Menyesuaikan perawatan Kacer dengan karakternya

Kacer mbagong intinya ialah cerminan dari Kacer yang tidak kondisi baik dari segi fisik maupun mentalnya. Penyebabnya sanggup bermacam-macam, tapi yang paling utama ialah lantaran salah perawatan dalam rentan waktu yang cukup usang sehingga menjadikan problem tersebut terus menumpuk dan menjadi kronis.

Perawatan dari mulai dukungan pakan, perawatan mandi dan penjemuran yang tidak sesuai dengan abjad Kacer tersebut semakin menciptakan kondisi Kacer memburuk tanpa pernah kita sadari.

Penyebabnya antara lain:

• Kekurangan nutrisi yang terus berlangsung dalam waktu yang usang menjadikan kondisi fisik Kacer menjadi semakin lemah lantaran kurang gizi.

• Kurangnya penjemuran dalam kurun waktu yang usang menjadikan suhu badan Kacer menjadi semakin minus dari suhu idealnya sehingga metabolisme tubuhnya terganggu.

• Jadwal mandi yang terlalu sering menciptakan suhu badan Kacer semakin menurun yang berdampak pada hilangnya emosi dan juga menjadikan tingkat birahinya terlalu tinggi/over birahi (OB).

• Pemberian Ekstra fooding (EF) yang tidak sesuai dengan abjad Kacer tersebut juga menjadikan kondisinya semakin berantakan.

Baca juga: Pakan dan Ekstra fooding (EF) yang cocok untuk Kacer

• Pemberian Ekstra fooding (EF) yang berlebihan dan tidak di imbangi dengan olah raga (pengumbaran) dan penjemuran akan semakin memperburuk kondisi Kacer lantaran tidak adanya pembakaran kalori yang menciptakan lemak semakin menumpuk dan menjadikan kondisi fisik Kacer menjadi lemah serta rentan penyakit.

Terapi untuk Kacer mbagong:

Tahap-1

• Perbaiki gizinya dengan dukungan jangkrik secara ad libitum (tanpa batas) supaya fisiknya kembali fit dan staminanya kembali pulih. Tambahkan ulat hongkong (UH) 5/5 pagi/sore.

• Full kerodong 24 jam supaya Kacer istirahat total untuk memulihkan kondisinya, buka kerodong hanya pada ketika membersihkan sangkar dan menunjukkan pakan serta mengganti air minumnya saja.

Terapi ini ialah tahap pemulihan stamina sebagai persiapan untuk menjalani terapi tahap kedua yang akan menguras stamina Kacer.

• Lakukan treatment ini selama 7-10 hari tanpa mandi dan tanpa jemur.

Setelah treatment tahap pertama selesai, lanjutkan treatment tahap kedua.

Tahap-2

• Jangkrik tetap diberikan ad libitum (tanpa batas) bila perlu full jangkrik tanpa voer. Stop dukungan ulat hongkong (UH).

• Jemur berpengaruh setiap hari hingga Kacer mangap dan benar-benar gelisah. Pada ketika dijemur, voer dan air minumnya diambil supaya panasnya lebih maksimal dan cukup diberikan jangkrik 15-20 ekor dalam cepuknya.

• Setelah Kacer terlihat mangap dan gelisah, segera angkat dan di angin-anginkan dulu hingga tidak mangap lagi gres berikan voer dan air minumnya. Tambahkan jangkrik lagi 15-20 ekor dalam cepuk kemudian kerodong hingga pagi.

• Tempatkan Kacer diruangan yang hangat, contohnya didalam ruangan tertutup tapi yang masih terkena sinar Matahari dari jendela beling atau dari genting beling sehingga ruangan tersebut mejadi terasa gerah. Atau sanggup digantung dibawah atap asbes, atap seng, atau atap kanopi yang transparan.

• Kalau kita punya waktu luang untuk mengawasi, sanggup dilakukan jemur kerodong/jemur sauna (burung kering kerodong kering) selama seminggu untuk mendongkrak emosi Kacer dan melatih nafasnya supaya lebih panjang.
Dalam melaksanakan terapi sauna, kita harus terus memantaunya supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Berikan jangkrik dalam cepuknya sebanyak 15-20 ekor, bila Kacer sudah terlihat gelisah harus segera diangkat, kemudian di angin-anginkan dulu hingga suhu tubuhnya normal kemudian berikan jangkrik 15-20 ekor lagi gres dikerodong dan biarkan istirahat hingga pagi.

Baca juga: Terapi sauna untuk mendongkrak emosi dan mental fighter Kacer

• Mandi cukup seminggu sekali bila cuaca panas. Kalau cuaca hambar atau hujan tidak perlu dimandikan dan berikan ulat hongkong (UH) untuk menghangatkan badan Kacer.

Lakukan langkah-langkah di atas setiap hari, 7 hari untuk penjemuran biasa, dan 7 hari untuk jemur kerodong/jemur sauna.

Tahap-3

Setelah langkah kedua dilakukan, lanjutkan dengan perawatan tahap ketiga yaitu melatih stamina Kacer. Setelah dimanjakan dengan Ekstra fooding (EF), saatnya untuk aben kalori yang menumpuk dengan cara diumbar.

Aktifitas Kacer masih sama menyerupai sebelumnya, pagi keluarkan untuk dijemur, berikan jangkrik 15-20 ekor dalam cepuknya, sehabis jam 10 angkat kemudian pindahkan kedalam sangkar umbaran yang masih terkena sinar Matahari.

Didalam sangkar umbaran juga harus disediakan air minum dan jangkrik sebanyak 15-20 ekor supaya Kacer sanggup makan kapan saja ketika merasa lapar. Buat Kacer supaya terbang bolak-balik didalam sangkar umbaran tersebut untuk melatih staminanya tapi jangan diforsir, cukup sekuatnya saja lantaran Kacer masih belum terbiasa untuk terbang.

Pada awal-awal diumbar, Kacer akan terlihat ngos-ngosan walaupun hanya beberapa kali terbang saja, kondisinya juga akan ngedrop lantaran kelelahan. Hal itu masuk akal lantaran sudah sekian usang otot-otot sayapnya tidak pernah dipakai untuk terbang.

Lakukan latihan terbang bolak-balik secara sedikit demi sedikit jangan pribadi diforsir lantaran akan menjadikan Kacer ngedrop dan stres. Lakukan pengumbaran 1-2 kali seminggu supaya Kacer tidak kelelahan.

Baca juga: Beberapa manfaat terapi umbaran untuk burung kicauan

Untuk persiapan menjelang lomba, minimal H-4 Kacer sudah harus istirahat total terutama dari aktifitas dikandang umbaran untuk menyimpan tenaga dan mengikuti keadaan dengan sangkar harian atau sangkar lomba.

Lakukan tahapan-tahapan tersebut secara konsisten supaya balasannya lebih maksimal.

Setelah semua tahapan perawatan dilakukan, Kacer sanggup dicoba ditrek dengan beberapa ekor Kacer lainnya. Sebelum ditrek berikan jangkrik sekenyangnya ditambah ulat hongkong (UH) 10-15 ekor.

Lihat performanya apakah sudah ada peningkatan, bila dirasa performanya sudah cantik sanggup dicoba di ikutkan latber untuk mengetahui kinerja Kacer ketika digantang.

Kalau performanya sudah bagus, Kacer sudah sanggup mulai dimandikan 2x seminggu, porsi jangkrik sanggup dikurangi menjadi 10/10 pagi/sore. Tapi bila ternyata belum ada kemajuan, lanjutkan lagi treatmentnya, mandi cukup seminggu sekali dan penilaian lagi dimana kekurangannya.

Baca juga:

Kacer yang gacor dirumah belum tentu gacor dilapangan

Perawatan untuk Kacer lapangan dan Kacer rumahan

Demikian gosip wacana "Terapi khusus untuk Kacer mbagong". Untuk gosip lain seputar Kacer, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Kacer mbagong

Minggu, 01 Februari 2009

Mengenal Abjad Cucak Ijo (Ci) Fighter Dan Non Fighter

Tidak semua Cucak ijo (CI) mempunyai mental fighter yang bagus, sebab huruf burung ini yaitu semi fighter. Ada Cucak ijo yang mempunyai mental fighter tinggi dan ada juga yang bermental fighter rendah, kedua huruf Cucak ijo tersebut cederung berbeda sikap sehari-harinya.

• Perilaku Cucak ijo (CI) fighter

Cucak ijo (CI) yang mempunyai mental petarung biasanya sikap sehari-harinya dikala dirumah cenderung lebih banyak diam, dan kalaupun bunyi lebih banyak ngeriwik daripada ngeplongnya.

Karakternya begitu tenang, tapi menjadi sangat bernafsu begitu mendengar bunyi burung sejenis, apalagi dikala bertemu dengan Cucak ijo lain maka akan pribadi menyerang dengan suara-suara tembakan sambil bergaya ngentrok.

Tapi ada juga tipe Cucak ijo (CI) fighter yang sikap sehari-harinya juga gacor, tapi jarang ditemui dan biasanya performanya dilapangan kurang maksimal sebab staminanya sudah terkuras untuk berkicau dirumah.

Untuk tipe Cucak ijo (CI) fighter, tentunya kurang cocok untuk dipelihara sebagai klangenan dirumah, sebab bunyi kicauannya tidak sanggup dinikmati setiap saat. Cucak ijo tipe ini sangat cocok untuk lomba, sebab karakternya sangat bernafsu dan akan pribadi menyerang ketika bertemu lawan.

• Perilaku Cucak ijo (CI) non fighter

Sedangkan Cucak ijo (CI) yang tidak mempunyai mental fighter, biasanya sangat gacor dan akan berkicau sepanjang hari dengan bunyi yang lantang (ngotot). Tapi dikala mendengar bunyi burung sejenis, maka Cucak ijo tersebut akan pribadi diam, gelisah, dan hanya loncat-loncat ketakutan atau malah hanya diam mematung tidak menawarkan perlawanan sama sekali.

Cucak ijo (CI) non fighter hanya cocok untuk dipelihara sebagai klangenan dirumah saja, sebab Cucak ijo tipe ini akan selalu berkicau sepanjang hari dengan bunyi kicauan yang bervariasi dan bunyi kicauannya sanggup dinikmati setiap saat.

Cucak ijo (CI) tipe ini tidak cocok untuk dilombakan sebab walaupun dirumah sangat gacor, rata-rata Cucak ijo tipe ini tidak akan berani berkicau ketika bertemu Cucak ijo lain, apalagi dalam jumlah yang banyak di arena lomba.

Jadi, sebelum kita membeli Cucak ijo (CI) tentukan dulu untuk tujuan apa kita memelihara burung tersebut, apakah untuk tujuan lomba atau hanya untuk klangenan dirumah saja.

Kenali huruf Cucak ijo (CI) yang akan kita pelihara, jangan hingga salah pilih semoga kita tidak kecewa nantinya. Karena burung yang kita harapkan sanggup kerja dilapangan ternyata hanya diam diam ketika dilombakan, padahal burung tersebut sangat gacor dirumah, atau kita berharap Cucak ijo yang kita pelihara sanggup kita dengarkan bunyi kicauannya setiap dikala dirumah, tapi ternyata Cucak ijo tersebut justru sering diam dan hanya ngeriwik saja seharian.

Baca juga:

Kacer yang gacor dirumah belum tentu gacor dilapangan

Memahami huruf Murai Batu (MB) semoga sanggup memaksimalkan performanya

Cara membentuk mental Cucak ijo (CI) semoga lebih fighter

Demikian informasi wacana "Mengenal huruf Cucak ijo (CI) fighter dan non fighter". Untuk informasi lain seputar Cucak ijo (CI), sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Cucak ijo (CI)