Tampilkan postingan dengan label UMUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UMUM. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Februari 2009

Fungsi Utama Kerodong Untuk Burung

Bagi para Mania, tentunya sudah tidak gila dengan kerodong atau kain epilog sangkar burung. Dengan semakin banyaknya penggemar burung kicau, maka pengguna kerodongpun semakin banyak.

Bentuk dan motif kerodongpun semakin bervariasi dengan aneka macam jenis materi kain dan majemuk warna yang menarik.

Selain sebagai aksesoris, fungsi dan manfaat kerodong sebenarnya sangat besar, bahkan menjadi salah satu serpihan penting dalam perawatan burung sehari-hari, serta menjadi salah satu poin penting untuk kesuksesan seekor burung semoga menjadi jawara.

Beberapa fungsi dan manfaat kerodong untuk burung kicau:

• Mencegah stress

Manfaat kerodong yang pertama yaitu untuk mencegah semoga burung tidak stress, baik itu stress dalam perjalanan atau stress alasannya yaitu pindah daerah dilingkungan yang baru.

Kerodong akan membatasi pandangan burung dari suasana diluar sangkar sewaktu dalam perjalanan yang berpotensi menciptakan burung menjadi stress dan juga melindungi burung dari panas Matahari sewaktu dalam perjalanan.

Burung yang gres tiba dilingkungan gres juga memerlukan waktu untuk beradaptasi, dengan dikerodong akan membatasi interaksi burung dengan lingkungan sekitar yang masih gila bagi burung, untuk beberapa hari burung perlu dikerodong semoga terbiasa dulu dengan iklim dan suasana ditempat barunya.

Selain itu, kerodong juga sangat bermanfaat untuk burung yang sedang dalam masa mabung/ngurak. Karena burung yang sedang mabung/ngurak membutuhkan suasana yang hening semoga sanggup beristirahat dan fokus menuntaskan masa mabungnya. Dengan dikerodong, setidaknya burung menjadi lebih hening alasannya yaitu tidak melihat suasana diluar sangkarnya sehingga proses mabungnya sanggup berjalan dengan lancar.

• Menjaga suhu didalam sangkar

Pada ketika cuaca dingin/musim hujan, kerodong menjadi sangat penting untuk burung alasannya yaitu bermanfaat untuk melindungi burung dari udara dingin, sehingga suhu badan burung tetap stabil dan tetap pada tingkat yang ideal.

• Melindungi burung dari ancaman

Burung yang dipelihara dalam sangkar tentunya sulit untuk melindungi diri dari ancaman disekitarnya, alasannya yaitu burung terkurung oleh sangkar yang membatasi ruang geraknya.

Bahaya sanggup tiba dari serangan predator menyerupai tikus, kucing, ular dan hewan lainnya, alasannya yaitu kita mustahil sanggup mengawasi burung setiap saat. Dengan dikerodong, akan menutupi burung dari penglihatan binatang-binatang predator tersebut.

Selain dari predator, ancaman juga sanggup tiba dari serangga-serangga kecil yang sanggup masuk kedalam sangkar melalui jeruji sangkar menyerupai nyamuk dan kupu-kupu beracun (kepik/kleper).

Untuk burung-burung tertentu menyerupai Kenari, sangat rawan dengan gigitan nyamuk. Karena kalau hingga kaki atau serpihan badan lain dari Kenari tergigit nyamuk, maka bekas gigitan tersebut akan membengkak dan mengakibatkan bubul yang sanggup berakibat fatal bila tidak segera diobati.

Sedangkan untuk burung-burung pemakan serangga, sangat rawan memakan serangga beracun (kepik/kleper) yang memasuki kandangnya, terutama pada malam hari dimana serangga-serangga tersebut sering mengerubungi lampu. Kalau hingga serangga beracun tersebut masuk kedalam sangkar dan dimakan oleh burung, maka akan berakibat final hidup pada burung.

Karena itu kerodong sangat penting dipakai terutama pada malam hari untuk melindungi keselamatan burung dari hal-hal yang tidak di inginkan, serta untuk melindungi burung dari cuaca dingin.

• Untuk menjaga emosi burung lomba

Untuk burung-burung lomba yang super fighter dan sensitif terhadap bunyi burung lain, pemakaian kerodong tentunya sangat berkhasiat untuk meredam emosi burung dilokasi lomba sebelum naik gantangan.

Karena kalau burung terus berkicau membalas kicauan burung lain sebelum waktunya digantang tentunya akan gembos begitu waktunya digantang, alasannya yaitu staminanya sudah terkuras untuk berkicau sebelum lomba dimulai.

Jadi, fungsi kerodong menjadi sangat vital untuk burung-burung lomba yang super fighter untuk membatasi interaksinya dengan burung-burung lain yang sanggup memancing emosinya. Untuk kondisi menyerupai itu, burung memerlukan kerodong yang tebal atau kerodong dobel semoga lebih tenang.

• Untuk mengoptimalkan suhu panas didalam sangkar ketika dijemur (sauna)

Untuk burung-burung tertentu yang membutuhkan panas lebih menyerupai Cendet, tentu memerlukan penjemuran lebih usang semoga suhu tubuhnya tetap ideal. Jadi, untuk mengoptimalkan panas sewaktu dijemur, sanggup dilakukan jemur sauna/dijemur sambil dikerodong.

Menjemur burung dengan dikerodong (sauna) akan mengoptimalkan suhu didalam sangkar menjadi 2 kali lebih panas dari penjemuran tanpa kerodong, dan tentunya akan mempersingkat waktu penjemuran bagi Mania yang tidak mempunyai banyak waktu untuk menjemur burungnya.

• Menjaga tingkat emosi burung yang kurang fighter

Untuk burung yang kurang emosi, dengan dikerodong setiap hari akan menciptakan burung terisolasi dari lingkungan luar dan akan membentuk mentalnya menjadi kuat. Dengan full kerodong, burung juga sanggup beristirahat dengan hening dan tidak membuang tenaga untuk berkicau setiap hari, sehingga pada waktu dilombakan, stamina burung menjadi lebih prima dan tingkat emosi serta birahinya juga menjadi lebih stabil alasannya yaitu burung tidak pernah berinteraksi dengan burung lain. Dan begitu melihat burung lain yang sejenis maka jiwa fighternya akan eksklusif muncul.

Pilihlah kerodong yang sesuai dengan abjad burung dan juga iklim disekitar lingkungan dimana burung dipelihara, alasannya yaitu tebal dan tipisnya materi kerodong juga sanggup mempengaruhi performa seekor burung.

Selain itu, kebersihan kerodong juga penting untuk diperhatikan semoga burung terhindar dari serangan penyakit dan kutu yang berasal dari kerodong yang kotor. Sebaiknya kerodong dicuci seminggu sekali memakai detergent semoga higienis dan steril.

Baca juga:

Perbedaan dan ciri fisik Prenjak tamu jantan dan betina

Cucak jenggot sangat cocok untuk master burung-burung lomba

Terapi untuk mengembalikan mental fighter Kacer

Demikian isu perihal "Fungsi utama kerodong untuk burung kicau". Untuk isu lain seputar burung kicau, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Kerodong sanggup melindungi burung dari stress perjalanan

Kamis, 29 Januari 2009

Perbandingan Performa Antara Burung Yang Mengkonsumsi Voer Dengan Burung Yang Mengkonsumsi Pakan Alami

Bagi para penggemar burung kicau, terutama penggemar burung-burung pemakan serangga tentunya sudah tidak absurd lagi dengan voer (pakan buatan pabrik), sebab memang sudah menjadi pakan wajib untuk burung peliharaan supaya lebih mudah dalam perawatan hariannya.

Dengan memperlihatkan voer sebagai pakan hariannya, kita tidak lagi repot harus bolak-balik memperlihatkan masakan untuk burung peliharaan kita. Selain itu, kalau burung mengkonsumsi voer tentunya akan lebih ekonomis dan biaya perawatannya menjadi lebih murah dibandingkan dengan yang mengkonsumsi full pakan alami.

Tapi bagaimana dengan performa burung yang mengkonssi voer tersebut..??
Apakah kandungan nutrisi dalam voer bisa setara dengan pakan alaminya..??

Pada kemasan pakan buatan pabrik (voer) biasanya dicantumkan tabel kandungan nutrisi dan semua unsur yang terdapat pada komposisi voer tersebut.

Kalau berdasarkan tabel pada kemasan, kandungan nutrisi pada voer sebetulnya sudah cukup lengkap, dan seharusnya cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian burung.

Tapi kenyataannya tidak demikian, walaupun semua unsur yang ada dalam pakan tersebut sudah cukup lengkap berdasarkan yang tertera pada tabel dikemasannya, namun kenyataannya burung yang hanya mengkonsumsi voer saja performanya tidak bisa maksimal, dan kalah dengan burung yang mengkonsumsi pakan alami. Karena bagaimanapun juga, pakan alami tetap lebih anggun untuk seekor burung sebab lebih sesuai dengan sistem metabolisme badan burung.

Oleh sebab itu, dalam perawatan sehari-harinya sering kita berikan pakan tambahan/Ekstra fooding (EF) untuk melengkapi kebutuhan nutrisi burung. Tapi apakah dukungan Ekstra fooding (EF) tersebut sudah bisa mencukupi kebutuhan nutrisi burung.?? Tentu tergantung pada porsi pemberiannya.

Burung yang sehari-harinya lebih banyak mengkonsumsi masakan alami mempunyai stamina yang lebih anggun daripada burung yang lebih banyak mengkonsumsi voer.

Kita ambil pola Cucak ijo (CI) yang hanya mengkonsumsi buah-buahan dan Ekstra fooding (EF) menyerupai jangkrik, kroto, dan ulat hongkong (UH) sebagai sajian pakan hariannya, atau Kenari yang hanya mengkonsumsi biji-bijian dan Ekstra fooding (EF) menyerupai sayuran, buah-buahan dan telur rebus setiap harinya.

Kedua jenis burung tersebut bisa berkicau sepanjang hari dari pagi hingga sore nyaris tanpa henti, dan staminanya tidak kendor sama sekali. Coba bandingkan dengan burung yang mengkonsumsi voer setiap harinya, walaupun rajin berkicau tapi kurang maksimal sebab staminanya tidak akan bisa bertahan lama.

Mungkin burung juga sama menyerupai Manusia, misalnya kita yang dari kecil terbiasa makan nasi sebagai masakan pokok kita tentunya akan merasa ada yang kurang kalau belum makan nasi walaupun sudah mengkonsumsi masakan lainnya.

Misalnya saja dalam sehari kita hanya makan roti atau mie saja, niscaya kita akan merasa lemas tidak bertenaga. Mungkin demikian juga yang dirasakan oleh seekor burung yang akan tetap hidup dengan hanya mengkonsumsi voer yang sebetulnya bukan merupakan masakan pokoknya.

Seetulnya burung merasa tidak nyaman dengan hanya mengkonsumsi voer saja. Burung terpaksa memakan voer sebab merasa lapar dan tidak ada pilihan lain selain mengkonsumsi voer tersebut.

Sebetulnya tidak ada burung yang menyukai voer, itu terbukti ketika kita sediakan pakan alaminya berupa buah-buahan atau serangga, maka burung akan lebih menentukan memakan pakan alami tersebut dan tidak akan memakan voer sebelum pakan alami yang kita berikan tersebut habis. Setelah pakan alaminya habis dan burung merasa lapar, maka voer menjadi pilihan tetakhir untuk dimakan.

Jadi, kalau kita menginginkan burung yang kita pelihara mempunyai performa yang maksimal, akan lebih baik kalau setiap hari diberikan pakan alami saja dengan sajian yang bervariasi supaya burung tidak bosan dan kebutuhan nutrisinya lebih tercukupi.

Pemberian pakan alami memang akan sedikit merepotkan, biaya perawatannya juga menjadi lebih mahal tentunya. Tapi itulah konsekuensinya kalau kita menginginkan performa burung kita lebih maksimal, sebab memang itu yang terbaik untuk seekor burung, ialah pakan alami yang sesuai dengan kebutuhan tubuhnya.

Baca juga:

Metode pemasteran yang efektif untuk burung kicau

Perawatan untuk Kacer lapangan dan Kacer rumahan

Pakan dan Ekstra fooding (EF) yang cocok untuk Kacer

Demikian gosip ihwal "Perbandingan performa antara burung yang mengkonsumsi voer dengan burung yang mengkonsumsi pakan alami". Untuk gosip lain seputar Burung kicau, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Jangkrik dan Voer

Rabu, 28 Januari 2009

Metode Pemasteran Yang Efektif Untuk Burung

Pemasteran ialah suatu cara untuk mengajarkan seekor burung semoga sanggup menirukan bunyi burung lain atau suara-suara lainnya yang menjadi masternya.

Tujuan dari pemasteran ialah semoga burung yang dimaster tersebut mempunyai banyak variasai isian/materi lagu sehingga bunyi kicauannya menjadi tidak monoton.

Pemasteran memang tidak wajib dilakukan, apalagi untuk burung-burung yang hanya dipelihara untuk rumahan saja. Tetapi untuk burung-burung yang dipelihara untuk tujuan lomba, maka pemasteran menjadi point yang cukup penting untuk dilakukan untuk memperkaya bahan lagunya.

Jika bahan lagunya lebih variatif tentu akan menjadi nilai tambah bagi burung tersebut saat dilombakan, alasannya ialah bahan lagu juga termasuk dalam salah satu kriteria evaluasi juri dalam lomba burung kicau.

Burung lapangan yang mempunyai bahan lagu lebih variatif dengan suara-suara tonjolan yang glamor serta dibawakan dengan irama lagu yang serasi tentunya akan terlihat lebih istimewa dan lebih menonjol dibanding burung-burung lainnya, sehingga kemungkinan burung tersebut untuk menjadi juara akan lebih besar.

Pemasteran untuk burung kicauan sanggup dilakukan dengan dua cara, yaitu:

1. Menggunakan burung asli

Cara ini sangat efektif alasannya ialah bunyi yang didengar oleh burung yang dimaster ialah bunyi alami dengan intonasi yang jelas. Suaranya juga sanggup didengar sepanjang hari dengan jeda yang alami sehingga akan lebih gampang direkam oleh burung yang dimaster.

Kelemahan dari cara ini ialah membutuhkan biaya lebih banyak alasannya ialah harus membeli burung-burung masteran yang sudah gacor yang harganya cukup mahal.

Disamping itu, kita juga harus meluangkan lebih banyak waktu untuk merawat burung-burung masteran tersebut, dan perawatan sehari-harinya juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit jikalau kita memelihara beberapa ekor burung masteran sekaligus.

2. Menggunakan Mp3 player

Cara ini sebenarnya kurang efektif alasannya ialah berpotensi menciptakan burung yang dimaster menjadi stres dan jenuh alasannya ialah bunyi dari Mp3 player yang terus berulang-ulang tanpa jeda yang alami.

Kualitas bunyi yang dihasilkan dari Mp3 player juga belum tentu bagus, intonasi serta frekuensinya juga tidak akan sebagus bunyi burung asli.

Kelebihan dari pemasteran memakai bunyi Mp3 ialah lebih mudah dan tidak memerlukan biaya yang mahal jikalau dibandingkan dengan memakai burung asli.

Jenis bunyi dari Mp3 player juga sanggup lebih banyak dan lebih bervariasi tergantung harapan kita tanpa perlu mengeluarkan biaya aksesori lagi. Selain itu, kita juga tidak perlu repot memikirkan perawatan sehari-harinya.

Baca juga:

Cara mengetahui kualitas dan abjad seekor Kacer dari ciri-ciri fisiknya (Katuranggan)

Perawatan untuk Kacer lapangan dan Kacer rumahan

Beberapa manfaat terapi umbaran untuk burung kicauan

Demikian warta ihwal "Metode pemasteran yang efektif untuk burung kicau". Untuk warta lain seputar burung kicau, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Proses pemasteran burung

Minggu, 18 Januari 2009

Beberapa Manfaat Terapi Umbaran Untuk Burung an

Kandang umbaran atau polier cukup penting sebagai terapi untuk burung kicauan, apalagi untuk burung-burung lomba yang mutlak harus mempunyai stamina yang prima. Banyak sekali manfaat yang sanggup diperoleh dari terapi umbaran, diantaranya:

• Menjaga kondisi fisik burung

Dengan terbang bolak-balik didalam sangkar umbaran akan melatih fisik burung, sehingga kondisinya akan selalu fit dan prima. Stamina dan nafasnya juga akan semakin kuat alasannya ialah dengan diumbar, seluruh otot-otot badan burung digunanakan untuk bergerak.

• Menguatkan otot-otot dada dan sayap burung

Terapi umbaran akan menguatkan otot-otot dada dan sayap burung yang berdampak pada kualitas bunyi burung menjadi lebih lantang dan bertenaga.

• Menguatkan nafas burung

Dengan terbang bolak-balik didalam sangkar umbaran akan menciptakan nafas burung lebih panjang, sehingga burung lebih kuat untuk berkicau dari awal hingga tamat perlombaan.

Nafas yang panjang memang sanggup dilatih dengan penjemuran atau sanggup juga dengan terapi jemur sauna (burung kering kerodong kering), tapi akan lebih maksimal bila fisiknya juga dilatih dengan terapi umbaran, sehingga burung sanggup mendapat dua manfaat sekaligus, yaitu nafas yang panjang dan stamina yang prima.

• Mencegah kegemukan

Dengan terbang bolak-balik didalam sangkar umbaran, akan lebih cepat aben kalori sehingga mencegah terjadinya penumpukan lemak pada badan burung.

• Mencegah stres

Dengan berada dikandang yang besar, burung sanggup lebih leluasa bergerak mengepakkan sayapnya dan juga menjadi sarana refreshing untuk burung yang sudah terlalu usang berada dalam sangkar berukuran kecil/sempit (kandang harian).

Tapi perlu diperhatikan, untuk melaksanakan pengumbaran dilarang asal-asalan saja memasukkan burung kedalam sangkar umbaran. Kita harus melihat kondisi burung yang akan kita umbar, apakah burung tersebut perlu diumbar atau justru sebaliknya, burung perlu banyak istirahat alasannya ialah kondisi fisiknya sedang tidak fit. Karena bila hingga salah penerapan, bukannya menjadi lebih baik tapi justru akan bertambah parah (ngedrop).

Burung yang kondisi fisiknya sedang tidak fit dan dipaksakan untuk berolah raga, maka kondisi fisiknya akan semakin drop alasannya ialah staminanya terkuras untuk terbang bolak-balik didalam sangkar umbaran.

Burung yang akan diumbar harus dalam kondisi fisik yang benar-benar fit, alasannya ialah pengumbaran akan sangat menguras stamina burung.

Dalam melaksanakan terapi umbaran juga harus disediakan pakan dan Ekstra fooding (EF), serta air minum yang cukup supaya burung sanggup makan dan minum semaunya.

Pemberian Ekstra fooding (EF) menyerupai jangkrik dengan porsi tanpa batas pada waktu diumbar bertujuan supaya burung tidak kehabisan tenaga, alasannya ialah suplai pakan selalu tersedia. Sebab pembakaran kalori yang besar harus di imbangi pula dengan asupan nutrisi yang memadai supaya kondisi fisik burung tidak ngedrop.

Terapi umbaran sanggup dilakukan 2-3 kali dalam seminggu supaya burung tidak kelelahan. Untuk sangkar umbaran sendiri usahakan ditempatkan di area yang terkena sinar Matahari secara pribadi supaya burung sanggup sekalian berjemur. Usahakan juga supaya penempatan sangkar umbaran kondusif dari gangguan predator menyerupai kucing dan lainnya.

Plangkringan dibentuk dengan posisi atas bawah, yaitu posisi bawah dibagian depan dan posisi atas dibagian belakang supaya burung sanggup terbang dengan posisi naik turun sehingga lebih efektif untuk olah fisik burung.

Dengan melaksanakan pengumbaran secara rutin dan teratur, maka lama-kelamaan kondisi fisik burung akan menjadi semakin fit dengan stamina yang semakin prima dan nafas lebih panjang sehingga dikala dilombakan, burung akan tampil lebih maksimal dan full power.

Pada dikala pertama di umbar, biasanya burung akan terlihat ngedrop alasannya ialah belum terbiasa, tapi sehabis terapi umbaran berjalan 1-2 bulan maka jadinya akan mulai terlihat dengan peningkatan performa burung yang signifikan.

Pengumbaran sangat bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental burung, alasannya ialah fungsinya mengembalikan burung menyerupai pada habitat orisinil dan kodratnya, yaitu terbang bebas mengepakkan sayapnya.

Burung yang sudah terlalu usang terkurung didalam sangkar harian tentunya tidak pernah lagi memakai sayapnya untuk terbang, dan tentunya otot-otot dada dan sayapnya tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, alasannya ialah itu secara tidak pribadi kondisi tersebut akan kuat pada kualitas bunyi kicauannya.

Baca juga:

Terapi sauna untuk mendongkrak emosi dan mental fighter Kacer

Tips perawatan burung bagi karyawan yang tidak punya banyak waktu luang

Perawatan khusus untuk Cendet/Pentet lapangan

Demikian isu ihwal beberapa manfaat terapi umbaran untuk burung kicauan. Untuk isu lain seputar burung kicauan, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Terapi Kandang Umbaran