Tampilkan postingan dengan label CUCAK JENGGOT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CUCAK JENGGOT. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Februari 2009

Perbedaan Cucak Jenggot Dan Kapas Tembak

Jika dilihat sekilas, antara Cucak Jenggot (CJ) dan Kapas Tembak (KT) memang tampak sangat mirip, tapi jikalau diperhatikan dengan lebih seksama maka akan terlihat beberapa perbedaan yang cukup mencolok antara keduanya, dari mulai bentuk fisik, warna bulu, suara, dan karakteristiknya.

Ciri-ciri Cucak Jenggot (CJ) yang paling menonjol terletak pada bulu dibagian bawah paruhnya (jenggot) dan jambul dikepalanya yang terlihat sangat terang (njegrak). Warna bulu Cucak Jenggot secara keseluruhan didominasi warna coklat kehijauan, tapi pada bab dada pada umumnya berwarna putih kekuningan dan dengan semakin bertambahnya umur, maka warna kuning pada bab dadanya akan semakin memudar.

Sedangkan ciri-ciri dari Kapas Tembak (KT) diantaranya, mempunyai warna bulu keseluruhan didominasi warna abu-abu atau coklat renta dengan bulu pada bab dadanya cenderung berwarna putih keabu-abuan. Sedangkan bulu dibagian bawah paruhnya (jenggot) serta jambul dikepalanya tidak menonjol (tidak njegrak).

Suara Kapas Tembak (KT) cenderung lebih tajam dan lebih rapat jikalau dibandingkan dengan bunyi Cucak jenggot (CJ).

Setelah memperhatikan ciri-ciri dari kedua jenis burung tersebut, maka sanggup dilihat beberapa ciri-ciri yang sanggup kita jadikan pembeda dari Cucak Jenggot dan Kapas Tembak, diantaranya:

• Warna bulu Cucak Jenggot keseluruhannya didominasi warna coklat kehijauan, sedangkan warna bulu Kapas Tembak keseluruhannya didominasi warna abu-abu atau coklat tua.

• Bulu pada bab dada Cucak Jenggot cenderung berwarna putih kekuningan, sedangkan bulu pada bab dada Kapas Tembak cenderung berwarna putih keabu-abuan atau coklat tua.

• Bulu dibagian bawah paruh (jenggot) dan jambul pada Cucak Jenggot terlihat sangat terang (njegrak), sedangkan bulu dibagian bawah paruh (jenggot) dan jambul pada Kapas Tembak tidak terlalu menonjol (tidak njegrak).

• Cucak Jenggot mempunyai kemampuan mengikuti keadaan dengan lingkungan gres yang sangat baik, sedangkan Kapas Tembak mempunyai mental fighter yang kuat, sehingga jikalau keduanya di trek/di adu, rata-rata Kapas Tembak akan lebih unggul dibanding Cucak Jenggot.

• Pada umumnya, untuk Cucak Jenggot yang elok dan sering dilombakan yakni yang berjenis kelamin betina, sedangkan untuk Kapas Tembak, baik jantan maupun betina sama-sama biasa dilombakan.

• Karakter bunyi dari Cucak Jenggot cenderung lebih bergairah dan lebih banyak variasi, sedangkan bunyi Kapas Tembak cenderung lebih tajam dan lebih rapat.

Baca juga:

Ciri-ciri Jalak Putih/Jalak Pito jantan dan betina

Perbedaan Murai Batu Medan super (Lokal) dan Murai Batu import

Mengenal jenis-jenis Kacer serta kelebihan dan kekurangannya

Demikian warta ihwal "Perbedaan Cucak Jenggot dan Kapas Tembak". Untuk warta lain seputar Cucak Jenggot dan Kapas Tembak, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Cucak Jenggot dan Kapas Tembak

Rabu, 04 Februari 2009

Cucak Jenggot Sangat Cocok Untuk Master Burung-Burung Lomba

Cucak jenggot memang sedang naik daun seiring dengan maraknya lomba burung kicau diberbagai tempat ditanah air. Burung ini lebih banyak dipelihara sebagai masteran untuk burung-burung lomba menyerupai Murai Batu (MB), Kacer, Cucak ijo (CI) dan burung-burung  lainnya. Walaupun Cucak jenggot juga termasuk burung yang dilombakan, tapi burung ini lebih terkenal sebagai burung masteran atau guru vokal.

Bukan tanpa alasan kenapa para pemain burung lapangan banyak yang menentukan Cucak jenggot sebagai masteran untuk gacoannya. Alasan utamanya terang alasannya ialah bunyi khas dari Cucak jenggot akan menciptakan burung lomba yang mempunyai bahan isian Cucak jenggot akan terkesan lebih sangar dan menonjol dengan suara-suara kasarnya.

Alasan lainnya alasannya ialah dengan memelihara Cucak jenggot selain sanggup dipakai sebagai masteran juga sekaligus sanggup dilombakan, dan tentunya harga dari Cucak jenggot yang jauh lebih murah dari burung-burung masteran lainnya menyerupai Cililin atau Tengkek buto menjadi alasan kenapa Cucak jenggot menjadi pilihan.

Suara besetan kasar Cucak jenggotlah yang menjadi ciri khas burung ini, sehingga bila burung lomba mempunyai bahan isian besetan Cucak jenggot dan dinyanyikan pada ketika dilombakan, maka suaranya akan terdengar sangat menonjol dan tentu saja akan menjadi nilai tambah untuk burung tersebut.

Agar burung gacoan kita mempunyai bahan besetan Cucak jenggot, maka harus dilakukan pemasteran dengan mengunakan master Cucak jenggot yang sudah gacor dan mempunyai bunyi mayoritas besetan. Jangan memakai Cucak jenggot yang mempunyai bunyi mayoritas ngepik, alasannya ialah akan terdengar kurang agresif bila bunyi ngepik tersebut yang terekam oleh burung-burung lomba.

Agar burung yang dimaster sanggup cepat merekam bahan Cucak jenggot, usahakan setiap hari burung digandeng dengan Cucak jenggot gacor semoga lebih fasih merekam materinya. Akan lebih baik lagi bila menentukan Cucak jenggot yang berjenis kelamin betina alasannya ialah cenderung lebih cerewet.

Baca juga:

Ciri-ciri perbedaan Cucak Jenggot jantan dan betina

Cara merawat Cucak Jenggot semoga cepat gacor

Perawatan terbaik untuk Cucak Jenggot pada ketika mabung/nyulam bulu

Demikian info wacana "Cucak jenggot sangat cocok untuk master burung-burung lomba". Untuk info lain seputar Cucak jenggot, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Cucak jenggot (CJ)

Rabu, 21 Januari 2009

Perawatan Terbaik Untuk Cucak Jenggot Pada Ketika Mabung/Nyulam Bulu

Cucak jenggot (CJ) sangat jarang mengalami mabung total, dan rata-rata hanya mengalami nyulam bulu saja. Tapi apabila Cucak jenggot ternyata mengalami nyulam bulu dengan jumlah bulu yang rontok cukup banyak, maka perlu dilakukan perawatan khusus mabung/ngurak.

Pada ketika Cucak jenggot memasuki masa mabung, maka harus diberikan perawatan ekstra semoga sanggup menuntaskan masa mabungnya dengan sempurna, sehingga sehabis simpulan mabung performanya akan tetap cantik bahkan lebih baik dari sebelum mabung.

Bulu-bulu yang rontok dan digantikan selama masa mabung/nyulam akan menyerap sebagian besar dari kandungan protein dalam badan Cucak jenggot. Inilah kenapa selama masa mabung/nyulam perlu diberikan asupan protein yang lebih banyak dari biasanya.

Karena itu, pada masa mabung/nyulam, burung harus diberikan pakan dengan kandungan protein tinggi dengan porsi yang lebih banyak dari biasanya ketika dalam kondisi normal (tidak dalam masa mabung/nyulam) semoga sanggup diserap dan disimpan sebagai protein khusus untuk mempercepat pertumbuhan bulu-bulu baru.

Proses tersebut sangat penting bagi Cucak jenggot yang harus bekerja ekstra untuk mendapat nutrisi yang cukup untuk pembentukan bulu-bulu gres dengan sempurna.

Perawatan harian untuk Cucak jenggot pada ketika mabung/nyulam:

• Tempatkan Cucak jenggot ditempat yang tenang, jauh dari aktifitas Manusia dan gangguan-gangguan lain disekitarnya yang berpotensi menghambat proses mabungnya.

• Sebaiknya Cucak jenggot lebih banyak dikerodong (full kerodong) setiap harinya, dan buka kerodong hanya pada ketika menunjukkan pakan dan air minum serta pencucian kandang.

• Mandikan Cucak jenggot cukup 1x seminggu saja.

• Penjemuran cukup 15 menit saja setiap hari mulai jam 07.00 pagi.

• Extra fooding (EF) menyerupai jangkrik diberikan sekenyangnya setiap pagi dan sore, sebab burung membutuhkan lebih banyak asupan protein untuk pembentukan bulu-bulu baru.

Pada ketika mabung/nyulam, Cucak jenggot sanggup menghabiskan 8-10 ekor jangkrik sekali makan, sedangkan pada ketika kondisi normal (tidak dalam masa mabung/nyulam) Cucak jenggot akan membatasi sendiri asupan proteinnya dengan hanya mengkonsumsi jangkrik 3-5 ekor saja sekali makan. Karena 3-5 ekor jangkrik sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan proteinnya pada kondisi normal (tidak dalam masa mabung/nyulam).

Berikan ulat hongkong (UH) 15/15 pagi/sore pada ketika Cucak jenggot sedang merontokkan bulu-bulunya. Karena pengaruh panas yang ditimbulkan dari dukungan ulat hongkong (UH) tersebut sanggup membantu mempercepat rontoknya bulu-bulu usang Cucak jenggot.

Stop dukungan ulat hongkong (UH) sehabis bulu-bulu jarum mulai tumbuh. Mulai berikan jangkrik sekenyangnya (jangkrik sanggup di olesi minyak ikan) semoga pertumbuhan bulu-bulu gres lebih cantik dan mengkilap.

• Berikan buah setiap hari dengan hidangan bervariasi menyerupai pisang kepok (olesi dengan madu asli), pepaya, apel, sawo dan lainnya semoga kebutuhan nutrisi dan vitamin Cucak jenggot pada ketika mabung/nyulam sanggup terpenuhi dengan baik.

Perbanyak porsi dukungan buah pepaya sebab sangat cantik untuk metabolisme badan Cucak jenggot. Voer tetap disediakan dalam cepuk.

• Faktor kebersihan juga harus diperhatikan pada ketika Cucak jenggot mabung/nyulam bulu.
Bersihkan sangkar setiap hari, bersihkan juga plangkringan serta kawasan pakan dan kawasan minumnya semoga terbebas dari kuman dan bakteri, air minum juga harus diganti dengan yang gres setiap hari. Kerodong sebaiknya juga dicuci seminggu sekali.

• Lakukan pemasteran untuk menambah variasi kicauannya, sebab pada masa mabung/nyulam, burung akan lebih banyak membisu dan akan lebih fokus mendengar serta mempelajari bunyi masterannya. Inilah ketika yang paling tepat untuk mengisi variasi kicauannya sesuai dengan yang kita inginkan.

Lakukan pemasteran secara tepat semoga alhasil maksimal. Sesuaikan abjad dan type bunyi Cucak jenggot dengan bunyi burung masterannya semoga lebih gampang direkam. Pemasteran juga sanggup dilakukan dengan menggunaka memakai bunyi Mp3.

Masa pemulihan pasca mabung/nyulam bulu:

• Setelah Cucak jenggot simpulan mabung/nyulamnya, mulailah untuk dimandikan setiap hari. Biarkan burung mandi sendiri sepuasnya didalam cepuk atau keramba.

• Setelah simpulan mandi, angin-anginkan dulu hingga bulu-bulunya kering kemudian dijemur selama 15-20 menit saja sebab bulu-bulu Cucak jenggot masih gres dan belum besar lengan berkuasa untuk menahan panas Matahari yang terlalu lama. Durasi penjemuran sanggup ditingkatkan sehabis 1-2 bulan pasca mabung.

• Porsi dukungan Ekstra fooding (EF) mulai dibatasi. Biasanya sehabis simpulan mabung/nyulam, nafsu makan Cucak jenggot akan kembali normal, tidak rakus lagi terhadap jangkrik.

Cucak jenggot hanya akan mengkonsumsi jangkrik secukupnya saja sekitar 3-5 ekor sekali makan, tapi untuk mengantisipasi semoga Cucak jenggot tidak over birahi (OB), sebaiknya kita berikan 3/3 pagi/sore. Kroto sanggup diberikan seminggu 2x saja dengan porsi 1 sendok makan. Stop dukungan ulat hongkong (UH), kecuali pada ketika cuaca cuek atau demam isu hujan sanggup diberikan 5 ekor pagi dan sore.

• Buah diberikan setiap hari, antara lain:
Pisang kepok, pepaya, apel, sawo, dan lainnya. Berikan buah-buahan tersebut secara bergantian setiap harinya.

Baca juga:

Cara merawat Cucak Jenggot semoga cepat gacor

Perawatan yang tepat untuk Kenari mabung/ngurak

Cara semoga ekor Murai Batu (MB) bertambah panjang

Demikian isu perihal perawatan terbaik untuk Cucak jenggot pada ketika mabung/nyulam bulu. Untuk isu lain seputar Cucak jenggot, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Cucak jenggot