Jumat, 13 Februari 2009

Perbedaan Murai Watu Medan Super (Lokal) Dan Murai Watu Import

Selama ini yang disebut Murai Batu (MB) Medan Super yakni Murai Batu yang mempunyai postur badan besar dengan ekor yang panjang menjuntai.

Sebetulnya Murai Batu (MB) Medan Super yakni sebutan dari para pedagang untuk membedakan harga antara Murai Batu yang berpostur besar dan berekor panjang dengan Murai Batu berpostur sedang/kecil dan berekor pendek.

Dulu, pasar burung nasional khususnya Murai Batu (MB) memang didominasi oleh Murai Batu yang berasal dari wilayah Sumatera, dan yang paling digemari yakni Murai Batu yang berasal dari wilayah Bahorok. Bahkan hingga dikala ini, Murai Batu bahorok tetap menjadi primadona walaupun harganya selangit.

Yang dikatakan sebagai Murai Batu (MB) Medan Super yakni Murai Batu dengan postur badan besar dan panjang, ekor panjang agak tebal dengan bentuk daun ekor yang lebar.

Sebagian besar penggemar Murai Batu (MB) juga percaya, bahwa Murai Batu yang berasal dari wilayah Bahorok yakni Murai Batu dengan kualitas terbaik. Ciri utama dari Murai Batu bahorok yaitu ujung ekornya melengkung.

Murai Batu (MB) berpostur badan besar dengan ekor panjang menjuntai memang terkesan glamor dan indah dipandang, tapi Murai Batu dengan bentuk fisik menyerupai itu jarang sekali sanggup tampil anggun dalam lomba.

Postur tubuhnya yang besar dan juga ekornya yang panjang serta tebal, diyakini menjadi hambatan tersendiri untuk sanggup tampil anggun di lapangan, lantaran Murai Batu dengan ekor yang panjang menjuntai membutuhkan stamina lebih besar dikala bertarung dan memainkan ekornya, sehingga tenaganya akan lebih cepat habis dan gampang gembos.

Tapi bila ingin tetap memaksakan Murai Batu (MB) tersebut untuk mengikuti lomba, maka cara untuk menyiasatinya yakni dengan memotong sebagian ujung ekornya biar tidak terlalu berat.

Selain dengan cara itu, perlu juga dilakukan pengumbaran secara rutin dan juga penjemuran yang teratur untuk melangsingkan badan dari Murai Batu (MB) berpostur besar tersebut.

Jika melihat kenyataan dilapangan, justru sebagian besar Murai Batu (MB) yang banyak mendominasi lomba yakni Murai Batu yang berpostur sedang dengan ekor yang juga sedang (tidak terlalu panjang) dengan bentuk daun ekor kecil dan tipis.

Murai Batu (MB) menyerupai itu biasanya mempunyai abjad main yang ngotot dan mempunyai stamina yang anggun untuk tampil dalam sebuah lomba. Tubuh dan ekornya yang relatif sedang, akan sangat membantu Murai Batu tersebut untuk sanggup tampil maksimal dilapangan.

Sekarang ini juga telah terjadi pergeseran orientasi dalam menentukan Murai Batu (MB). Murai Batu berpostur badan besar, berekor panjang dan tebal dengan daun ekor lebar tidak lagi diminati oleh para pemain lapangan, alasannya mereka yakin bahwa Murai Batu dengan ciri fisik menyerupai itu akan kesulitan untuk tampil anggun dalam lomba.

Sebetulnya sebagian besar Murai Batu (MB) yang beredar diwilayah Medan yakni Murai Batu yang dipasok dan didatangkan dari wilayah Aceh.

Murai Batu (MB) dengan postur besar dengan ekor panjang dan tebal serta daun ekor lebar berbagai dijumpai diwilayah Aceh khususnya dari wilayah pantai barat, selatan dan daerah bersahabat Taman Nasional Gunung Leuser. Sedangkan untuk wilayah Sumatera Utara, kususnya Medan sudah tidak ada lagi habitat Murai Batu (MB) untuk memenuhi usul pasar.

Dulu masih ada Langkat yang populer dengan Murai Batu (MB) Bahoroknya, tapi kini ini habitatnya sudah rusak parah. Juga masih ada daerah Padang Sidempuan yang berbatasan dengan Wilayah Sumatera Barat, tapi populasi Murai Batu diwilayah tersebut juga sudah langka, sama menyerupai Murai Batu Pasaman yang habitatnya berdekatan dengan Sidempuan.

Maka untuk memenuhi usul Murai Batu (MB) dipasaran tanah air, kini ini banyak didatangkan Murai Batu dari luar wilayah Indonesia di antaranya dari Malaysia, Thailand dan Vietnam yang oleh para oknum pedagang sering diberi label sebagai Murai Batu Sumatera lantaran penampilan fisik dan abjad dari Murai Batu import sangat menyerupai dengan Murai Batu asal Sumatera.

Secara fisik, Murai Batu (MB) import memang sangat menyerupai dengan Murai Batu lokal Sumatera dengan contoh ekor yang sama dan juga tidak gembung dikala bertarung. Bagi para pemula tentu akan kesulitan untuk membedakan antara Murai Batu import dengan Murai Batu lokal (Sumatera).

Tapi bila diamati lebih teliti, bulu ekor Murai Batu (MB) import relatif lebih kecil dan tipis meskipun panjangnya sama dan contoh ekornya juga sama. Postur badan Murai Batu import juga relatif lebih kecil dan terkesan tidak berisi walaupun dikala tarung memang tidak gembung.

Jadi hati-hati dikala membeli Murai Batu (MB) yang diberi label Murai Batu Medan/Sumatera. Kita harus benar-benar teliti, apalagi bila burung tersebut dibanderol dengan harga yang sama dengan Murai Batu Medan asli.

Sebaiknya bila ingin membeli Murai Batu (MB) Medan yang asli, belilah dipeternakan yang sudah terpercaya, yang terperinci asal-usul bahan indukannya, lantaran bila mencari Murai Batu Medan super orisinil tangkapan hutan/muda hutan sudah sangat sulit mengingat populasi burung ini dihabitatnya sudah sangat langka.

Baca juga:

Kunci sukses Murai Batu (MB) lapangan

Memahami abjad Murai Batu (MB) biar sanggup memaksimalkan performanya

Cara merawat burung Cililin biar cepat gacor

Demikian info perihal "Perbedaan Murai Batu Medan super (Lokal) dan Murai Batu import". Untuk info lain seputar Murai Batu (MB), sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Murai Batu (MB) lokal dan Murai Batu (MB) import

Kamis, 12 Februari 2009

Mengenal Jenis-Jenis Kacer Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

Dikalangan Kacer Mania dikenal beberapa jenis burung Kacer yang umum dipelihara, baik itu untuk tujuan lomba burung kicau atau hanya sekedar untuk klangenan dirumah saja.

Jenis-jenis Kacer tersebut antara lain:

• Kacer Poci (dada putih)
• Kacer Wulung Lokal (dada hitam ekor putih)
• Kacer Tretes (semi poci dan wulung)
• Kacer Wulung Raja (ekor hitam)

Dari keempat jenis Kacer tersebut, yang ketika ini paling terkenal dan paling banyak diminati oleh para Kacer Mania ialah Kacer Poci (dada putih), alasannya ialah Kacer jenis inilah yang ketika ini banyak dilombakan, sehingga pamornya semakin terangkat.

Yang kedua ialah Kacer Wulung Lokal, meski popularitasnya sekarang jauh menurun dibanding Kacer Poci, namun masih cukup banyak Kacer Mania yang setia memelihara burung ini walaupun hanya untuk burung rumahan saja, alasannya ialah ketika ini memang jarang sekali EO yang membuka kelas khusus untuk Kacer dada hitam dalam gelaran lomba burung kicau.

Yang ketiga ialah Kacer Tretes, yaitu Kacer semi Poci dan Wulung/perpaduan dari Kacer Poci dan Kacer Wulung. Warna bulu Kacer Tretes hampir sama dengan Kacer Wulung Lokal.

Yang membedakan keduanya ialah warna bulu pada bab perut Kacer Tretes yang terdapat kombinasi warna putih, sedangkan pada Kacer Wulung warna bulunya hitam polos hingga pada bab anusnya. Kacer jenis ini paling sedikit peminatnya, namun alasannya ialah stok Kacer Tretes cukup banyak dipasaran maka tidak sedikit pula yang memelihara Kacer jenis ini alasannya ialah harganya juga terbilang paling murah diantara jenis Kacer lainnya

Yang keempat ialah Kacer Wulung Raja (ekor hitam). Sebetulnya Kacer jenis ini banyak peminatnya, tapi alasannya ialah terbatasnya stok dipasaran sehingga menyebabkan Kacer jenis ini sangat jarang dipelihara.

Karena kelangkaannya tersebut menyebabkan Kacer Wulung Raja menjadi paling Istimewa diantara jenis Kacer lainnya. Hal itu juga menciptakan harga pasaran dari Kacer Wulung Raja menjadi yang paling mahal diantara jenis Kacer lainnya.

Kelebihan dan kekurangan dari keempat jenis Kacer tersebut antara lain:

• Kacer Poci (dada putih)

Kelebihan dari Kacer Poci (daput) ialah pada bunyi kicauannya yang jernih/kristal melengking dan bervariasi dengan banyak materi isian serta gaya tarungnya yang ngotot.

Kekurangan dari Kacer Poci (daput) ialah pada mentalnya, alasannya ialah rata-rata Kacer Poci mempunyai mental paling lemah diantara jenis Kacer lainnya, walaupun banyak juga individu Kacer Poci yang mempunyai mental fighter yang tangguh.

• Kacer Wulung Lokal (dahit ekor putih)

Kelebihan dari Kacer Wulung Lokal ialah pada mental fighternya yang kuat, dan kekurangannya ialah dari segi bunyi kicauannya. Kacer Wulung Lokal mempunyai bunyi kicauan yang kurang jernih dan cenderung ngebass (tidak plong) serta irama lagunya kurang harmonis. Gaya tarung Kacer Wulung juga cenderung slow/santai/kurang ngotot.

• Kacer Tretes

Kelebihan Kacer Tretes ialah pada mentalnya yang cukup bagus, walaupun masih dibawah Kacer Wulung Lokal. Kalau dari segi suara, huruf bunyi Kacer Tretes lebih manis dari Kacer Wulung Lokal (dahit), tapi masih kalah manis jikalau dibanding dengan bunyi Kacer Poci (daput).

• Kacer Wulung Raja (dahit ekor hitam)

Kelebihan dari Kacer Wulung Raja ialah pada mentalnya yang sangat tangguh yang ditunjang dengan postur badan bongsor dengan warna bulu hitam legam sehingga semakin menambah kesan gagah dan berangasan penampilannya. Bahkan kebanyakan Kacer jenis lain jikalau ditrek dengan Kacer Wulung Raja akan mbagong alasannya ialah kalah mental.

Kekurangan dari Kacer Wulung Raja yaitu pada huruf suaranya yang hampir sama dengan Kacer Wulung Lokal yaitu cenderung ngebass dengan irama lagu yang kurang harmonis.

Tapi perbandingan kualitas dari masing-masing jenis Kacer diatas ialah perbandingan rata-rata, bukan perbandingan per individu Kacer, jadi tidak mutlak. Karena jenis Kacer apapun, ada yang mempunyai mental manis dan juga sebaliknya, ada yang mempunyai bunyi manis dan juga sebaliknya, ada yang mempunyai kecerdasan dalam merekam bunyi masteran dan juga sebaliknya.

Baca juga:

Kelebihan Kacer Wulung Raja dibanding Kacer jenis lain

Ciri-ciri materi Kacer yang prospek lapangan

Terapi khusus untuk Kacer mbagong

Demikian gosip perihal "Mengenal jenis-jenis Kacer serta kelebihan dan kekurangannya". Untuk gosip lain seputar Kacer, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

1.Kacer Poci, 2.Kacer Wulung Raja, 3.Kacer Wulung Lokal, 4.Kacer Tretes

Kelebihan Kacer Wulung Raja Dibanding Kacer Jenis Lain

Kacer Wulung Raja ialah jenis Kacer dada hitam dengan bulu ekor yang semuanya berwarna hitam. Kacer Wulung Raja mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan Kacer Poci (dada putih) dan Kacer Wulung Lokal (dada hitam ekor putih), serta Kacer Tretes.

Kacer Wulung Raja menjadi sangat istimewa alasannya ialah populasinya di alam bebas kini sudah sangat langka kalau dibandingkan dengan populasi Kacer jenis lain yang masih cukup banyak.

Karena kelangkaannya tersebut, kini ini cukup sulit untuk mendapat Kacer jenis ini dipasaran, sehingga menciptakan harga Kacer Wulung Raja menjadi cukup mahal kalau dibandingkan dengan Kacer jenis lain yang stoknya masih melimpah.

Selain alasannya ialah kelangkaannya tersebut, Kacer Wulung Raja mempunyai beberapa kelebihan kalau dibandingkan dengan Kacer jenis lainnya, baik dari segi fisik (penampilan), suara, gaya tarung, dan juga mental fighternya yang sangat tangguh.

Kacer Wulung Raja mempunyai ciri khas pada keseluruhan warna bulunya yang hitam mengkilap dari kepala hingga ekornya dan hanya ada sedikit warna putih pada bab strip disayapnya.

Rata-rata Kacer Wulung Raja mempunyai postur badan yang lebih besar dibanding Kacer-Kacer jenis lain. Kacer jenis ini juga mempunyai mental fighter yang besar lengan berkuasa dan mempunyai volume bunyi yang keras serta bervariasi. Gaya tarungnya juga sangat eksotis dengan membuka ekor dan sayapnya semakin menambah kesan gagah dan agresif burung ini.

Secara fisik, Kacer Wulung Raja mempunyai penampilan yang hampir serupa dengan Kacer Wulung Lokal (dahit ekor putih). Yang membedakan keduanya hanya warna bulu pada bab ekornya saja, alasannya ialah Kacer Wulung Raja mempunyai ekor dengan warna bulu full hitam, sedangkan Kacer Wulung Lokal (dahit ekor putih) mempunyai ekor dengan warna bulu hitam dan putih sama menyerupai Kacer Poci (dada putih) dan juga Kacer Tretes.

Baca juga:

Ciri-ciri materi Kacer yang prospek lapangan

Tips perawatan Kacer pada ketika ekspresi dominan hujan

Tips perawatan dan pemasteran Kacer Wulung (Dada hitam) semoga ngeplong dan gacor

Demikian gosip perihal "Kelebihan Kacer Wulung Raja dibanding Kacer jenis lain". Untuk gosip lain seputar Kacer, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Kacer Wulung Raja

Rabu, 11 Februari 2009

Cara Pemasteran Untuk Kenari Biar Mempunyai Bunyi Isian

Burung Kenari yang mempunyai bunyi kicauan bervariasi (isian) tentu akan lebih istimewa dibanding dengan Kenari standar yang hanya mempunyai bunyi orisinil saja (monoton). Karena pada dasarnya Kenari juga sanggup dimaster dengan suara-suara burung lain, asal tehnik pemasterannya dilakukan secara tepat.

Akan tetapi, untuk sanggup mempunyai Kenari dengan bunyi isian yang sesuai harapan kita tentunya tidaklah mudah, butuh kesabaran dan ketelatenan alasannya untuk membentuk Kenari isian yang manis dari mulai materi hingga jadi memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk melatihnya.

Untuk tahap awal, pilihlah materi Kenari muda yang berkualitas dan berjenis kelamin jantan, serta siapkan juga burung-burung masteran yang gacor sesuai yang kita inginkan untuk pemasteran Kenari materi yang akan kita bentuk menjadi Kenari isian.

Agar efektif, pemasteran harus dilakukan semenjak dini, yakni pada ketika Kenari masih berusia muda, alasannya pada ketika itulah Kenari sedang dalam masa berguru menyusun lagu untuk diolah menjadi materi kicauannya.

Kenari akan mempelajari suara-suara yang sering didengarnya setiap hari dan akan direkam dalam memorinya untuk dijadikan materi lagunya pada ketika arif balig cukup akal nanti.

Jadi intinya, biar Kenari sanggup menirukan bunyi masteran yang kita inginkan, maka setiap hari Kenari muda tersebut harus ditempel dengan burung-burung masteran yang kita inginkan menyerupai Ciblek, Prenjak, Gelatik, Parkit, Lovebird, Blackthroat dan burung-burung lainnya sesuai harapan kita.

Jangan ganti-ganti bunyi masteran sebelum Kenari yang kita latih tersebut benar-benar fasih menirukan bunyi masterannya, dan untuk menjaga bunyi isiannya biar tidak glender atau kembali pada bunyi aslinya, maka sebaiknya Kenari isian tersebut dijauhkan dari Kenari lain yang mempunyai lagu standar dan tetap ditempel dengan burung-burung masterannya setiap hari biar bunyi isian yang telah direkam tetap terkunci dalam memorinya.

Pilihlah burung masteran yang gacor biar suaranya sanggup didengar setiap ketika oleh Kenari yang sedang kita master. Usahakan jaraknya jangan terlalu dekat, bahkan jikalau perlu diberikan sekat biar Kenari yang sedang kita master tersebut tidak melihat burung masterannya, cukup mendengar suaranya saja dengan intonasi yang jelas.

Baca juga:

Metode pemasteran yang efektif untuk burung kicau

Tips merawat Sirtu/Cipoh pada ketika isu terkini hujan

Fungsi utama kerodong untuk burung kicau

Demikian isu wacana "Cara pemasteran untuk Kenari biar mempunyai bunyi isian". Untuk isu lain seputar Kenari, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Kenari

Selasa, 10 Februari 2009

Ciri-Ciri Materi Kacer Yang Prospek Lapangan

Memelihara Kacer untuk dilombakan, tentu sangat berbeda dalam perawatan dan perlakuan sehari-harinya dengan memelihara Kacer yang hanya untuk rumahan saja. Karena memang tidak gampang untuk sanggup menampilkan seekor Kacer dilapangan, apalagi untuk meraih predikat juara.

Agar sanggup sukses dalam bermain Kacer, kita harus punya pemahaman yang mendalam terhadap Kacer yang kita rawat. Dimulai dari pemilihan bahan, perawatan harian, hingga pada settingan dan pengondisian Kacer pada ketika menjelang lomba.

Pemilihan baha Kacer yang prospek lapangan:

Kacer memang termasuk jenis burung fighter, tapi tidak semua Kacer mempunyai mental fighter yang bagus. Ketika kita memelihara Kacer dengan tujuan untuk dilombakan, maka dalam pemilihan materi mutlak harus melalui seleksi yang ketat semoga kita sanggup mendapat materi Kacer yang benar-benar prospek lapangan semoga lumayan nantinya.

Jika kita menentukan Kacer dari penangkaran, maka kita harus mengetahui terlebih dulu rekam jejak dari indukannya, dan kalau kita menentukan Kacer muda hutan, maka kita harus benar-benar jeli dalam membaca karakternya.

Kacer yang dihabitat asalnya yakni penguasa wilayah mempunyai potensi lebih besar untuk sanggup moncer dilapangan alasannya yakni Kacer tersebut sudah niscaya mempunyai mental yang tangguh, sedangkan Kacer yang dihabitat asalnya merupakan pecundang, maka akan sangat sulit dibuat untuk menjadi jawara walaupun sudah dirawat semaksimal mungkin, alasannya yakni mentalnya memang lemah.

Jadi kesimpulannya, kunci kesuksesan dalam bermain Kacer yakni pada pemilihan bahan, sedangkan perawatan harian hanya sebagai faktor penunjang saja untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh Kacer tersebut. Karena Kacer yang dasarnya bermental bagus, mau dirawat menyerupai apapun akan tetap anggun alasannya yakni mental yakni modal utama bagi seekor Kacer untuk sanggup menjadi jawara.

Jadi jangan hingga salah dalam pemilihan bahan, alasannya yakni kalau kita hingga salah dalam menentukan materi Kacer untuk lomba, maka kita hanya akan buang waktu, tenaga, dan biaya saja dengan ganti-ganti settingan dan perawatan yang sudah maksimal tapi akhirnya akan tetap mengecewakan.

Ciri-ciri materi Kacer yang prospek lapangan:

• Mata

Mata yakni jendela hati, kita sanggup membaca abjad seekor Kacer dari matanya. Pilihlah Kacer yang mempunyai mata besar/melotot dengan sorot mata tajam seolah mengintimidasi. Ada kesan merinding ketika kita menatap mata Kacer tersebut. Coba bayangkan, kalau kita saja merasa merinding ketika menatap matanya, bagaimana dengan lawan-lawannya sesama Kacer..??

Jangan menentukan materi Kacer yang matanya terlihat redup dan sayu, alasannya yakni mentalnya kurang kuat. Kacer menyerupai itu juga sanggup gacor dan ngobra, tapi tidak akan berpengaruh mental untuk menghadapi intimidasi dari Kacer-Kacer lain digantangan yang rata-rata yakni burung pilihan yang kualitasnya di atas rata-rata Kacer pada umumnya.

• Postur tubuh/katuranggan

Biasanya, Kacer bermental anggun juga didukung dengan postur tubuh yang proporsional.

- Pilih materi Kacer dengan bodi yang panjang dan ramping tapi padat berisi, sayapnya mengapit rapat dikedua sisi tubuhnya dengan strip putih yang lebar.

- Pilih materi Kacer yang mempunyai bentuk kepala papak dan lonjong dengan leher yang besar dan kokoh, paruh tebal, panjang dan lurus serta rongga mulutnya berwarna hitam.

- Pilih materi Kacer yang mempunyai kaki berwarna hitam dan tampak kokoh dengan cengkeraman yang berpengaruh serta ketika dalam posisi bangun badannya hampir melekat pada plangkringan, hal itu membuktikan burung yang selalu waspada dan siap tempur.

- Pilih materi Kacer yang mempunyai bulu rapi, mulus dan mengkilap kebiruan.

Baca juga:

Kunci sukses Murai Batu (MB) lapangan

Tips perawatan Kacer pada ketika trend hujan

Terapi untuk mengembalikan mental fighter Kacer

Demikian info ihwal "Ciri-ciri materi Kacer yang prospek lapangan". Untuk info lain seputar Kacer, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Kacer Poci

Senin, 09 Februari 2009

Kunci Sukses Murai Watu (Mb) Lapangan

Kunci utama kesuksesan Murai Batu (MB) lapangan yaitu pada keseimbangan antara birahi, emosi dan power/stamina.

Lalu bagaimana ciri-ciri seekor Murai Batu (MB) telah sinkron antara birahi, emosi dan powernya atau sudah siap tempur..??

Ciri-ciri Murai Batu (MB) yang sudah siap tempur antara lain:

• Sangat responsif terhadap suara-suara tertentu.

• Jika diganggu akan eksklusif bereaksi, minimal dengan mendirikan bulu putih pada bab punggung, atau memainkan ekornya.

• Menjadi lebih gacor dari biasanya.

Antara birahi dan emosi sebenarnya saling mendukung, bukan bertolak belakang. Artinya Murai Batu (MB) yang sedang birahi cenderung galak atau emosinya tinggi.

- BIRAHI sanggup didapatkan dari asupan Ekstra fooding (EF) menyerupai jangkrik, kroto dan ulat hongkong (UH) dalam porsi yang memadai.

- EMOSI sanggup dimaksimalkan dengan penjemuran dan pengerodongan, serta sumbangan Ekstra fooding (EF) yang mempunyai imbas panas menyerupai ulat hongkong (UH).

- STAMINA sanggup didapatkan dari asupan Ekstra fooding (EF) yang cukup serta pengumbaran yang teratur.

Ciri-ciri Murai Batu (MB) over birahi:

• Jika melihat musuh cenderung mengeluarkan suara-suara kecil dengan gaya merayu menaik turunkan kepalanya.

• Sering turun kedasar sangkar.

• Sering terlihat mematuk-matuk sesuatu sebagai pelampiasan birahi menyerupai jeruji dan ornamen sangkar lainnya.

• Jika digoda segera turun kedasar sangkar sambil membuka sayap (ngelowo/ngebatman).

Ciri-ciri Murai Batu (MB) over emosi:

• Jika melihat musuh dari akrab cenderung menerjang sangkar menyerupai ingin menerkam lawannya.

• Sering mencambuk-cambukkan ekornya.

• Memainkan bunyi ketrekannya dengan terperinci dan keras.

• Tidak terlihat membuka sayap.

Settingan Murai Batu (MB) menjelang lomba:

Sebaiknya dua ahad menjelang lomba/latber, Murai Batu (MB) harus kita persiapkan dengan matang, baik dari tingkat birahi, emosi, maupun staminanya sebelum turun lapangan.

Pada ahad pertama perawatan masih sama menyerupai biasa, hanya porsi sumbangan Ekstra fooding (EF) digenjot untuk meningkatkan birahinya. Ekstra fooding (EF) yang kita berikan tergantung dari kebiasaan dan sesuai dengan trial error yang sudah kita coba selama ini.

Pada ahad Kedua perawatan mulai kita atur sesuai dengan dampak yang terjadi pada Murai Batu (MB) gacoan kita. Pada ahad kedua ini kita setting tinggkat birahinya, kalau over birahi (OB) biasanya burung cenderung sering ngeruji dan pada ketika pagi/subuh gacornya berlebihan.

Pada ahad kedua inilah kita harus benar-benar jeli mengamati perkembangannya. Kalau burung terlalu birahi, porsi sumbangan Ekstra fooding (EF) dikurangi sedikit, ditambah mandi pada sore hari serta kerodong double dan sudah tidak masuk sangkar umbaran lagi untuk menyimpan tenaga. Kalau masih kurang birahi, porsi Ekstra fooding (EF) sanggup ditambah dan durasi penjemuran ditingkatkan lagi.

untuk settingan Ekstra fooding (EF) menyerupai jangkrik dinaikkan mulai h-3 sebelum lomba sebagai bekal tenaga ketika mengikuti lomba, dan pada h-1 sebelum lomba sebaiknya Murai Batu (MB) lebih banyak dikerodong (full kerodong).

Selebihnya untuk sumbangan ulat hongkong (UH) atau Ekstra fooding (EF) lainnya menyerupai kroto pemberiannya harus diadaptasi dengan aksara masing-masing Murai Batu (MB), alasannya yaitu satu jenis Ekstra fooding (EF), belum tentu cocok untuk semua tipe Murai Batu (MB).

Ciri-ciri Murai Batu (MB) yang belum sinkron antara birahi dan emosinya:

• Birahi rendah emosi tinggi

Biasanya rajin ngeplong, nembak dan ngeplay tapi durasinya kurang maksimal alasannya yaitu birahinya rendah sehingga kuantitas suaranya berkurang dan kadang suka berhenti ditengah jalan.

• Emosi rendah birahi tinggi

Mainnya cenderung suka turun tangkringan, ngeruji atau bahkan ngebetmen/ngelowo dan banyak ngeriwik saja jarang mengeluarkan tembakan.

Itulah pentingnya perawatan satu ahad sebelum lomba biar kita sanggup mengontrol tingkat birahi dan emosinya biar seimbang biar Murai Batu (MB) sanggup full bongkar isian dengan durasi yang usang tanpa jeda, ngeplay dan ngotot ketika dilombakan dan tidak bertingkah badung menyerupai ngeruji, ngelantai dan mbetmen.

Untuk Murai Batu (MB) yang diperuntukkan untuk lomba sebaiknya dikondisikan biar tidak gacor dirumah untuk menyimpan tenaga.

selama dua ahad cukup kita kontrol tingkat emosi dan birahinya saja tanpa mengharapkan burung gacor dirumah, untuk itu sebaiknya Murai Batu (MB) lebih banyak dikerodong (full kerodong) setiap hari, bahkan kalau perlu dikerodong double.

Murai Batu (MB) yang sudah siap lomba sanggup dilihat dari reaksinya ketika mendengar siulan, tepokan tangan, atau mendengar bunyi Mp3 Murai Batu (MB) lain. Kalau Murai Batu (MB) eksklusif bereaksi mendirikan bulu putih di punggungnya dan membalas dengan suara-suara tembakan berarti Murai Batu (MB) tersebut dalam kondisi siap tempur.

Kesimpulannya:

Settingan birahi Murai Batu (MB) lebih banyak dipengaruhi oleh faktor sumbangan Ekstra fooding (EF), sedangkan emosinya cenderung lebih banyak dipengaruhi oleh penjemuran dan pengerodongan.

Untuk mendapat settingan yang tepat, kita harus berani melaksanakan trial error, sehingga kita tahu jenis Ekstra fooding (EF) apa yang cocok untuk Murai Batu (MB) kita dan berapa banyak dosis yang harus diberikan, sehingga tidak kurang ataupun over.

Settingan emosi Murai Batu (MB) cenderung dipengaruhi oleh birahinya. Artinya kalau Murai Batu (MB) sedang over birahi (OB) akan cenderung menjadi galak, demikian juga sebaliknya.

Selain itu, emosi Murai Batu (MB) juga sanggup dipengaruhi oleh aksara dari burung itu sendiri, baik aksara bawaan (tipe fighter tinggi), maupun aksara yang muncul alasannya yaitu efek dari perawatan sehari-hari.

Murai Batu (MB) yang mempunyai aksara emosi tinggi/fighter tinggi sanggup disiasati dengan intensitas mandi lebih sering untuk mengurangi atau menurunkan tingkat emosinya dan juga perlu sering diumbar, serta porsi sumbangan kroto diperbanyak. Bila diharapkan sanggup diberikan minuman berupa larutan penyegar, tapi penggunaannya tidak direkomendasikan untuk harian.

Sedangkan Murai Batu (MB) yang terkesan dingin/kurang emosi/fighter rendah sanggup disiasati dengan cara full krodong dan tidak mandi serta memaksimalkan durasi penjemurannya. Berikan Ekstra fooding (EF) berupa ulat hongkong (UH) dengan porsi yang lebih banyak, atau sanggup juga dengan melaksanakan charge dengan Murai Batu (MB) betina.

Baca juga:

Cara merawat burung Cililin biar cepat gacor

Fungsi utama kerodong untuk burung kicau

Beberapa manfaat terapi umbaran untuk burung kicauan

Demikian gosip wacana "Kunci sukses Murai Batu (MB) lapangan". Untuk gosip lain seputar Murai Batu (MB), sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Murai Batu (MB)

Minggu, 08 Februari 2009

Tips Merawat Sirtu/Cipoh Pada Ketika Animo Hujan

Sirtu/Cipoh termasuk burung yang tidak tahan terhadap cuaca dingin, banyak bencana dimana Sirtu/Cipoh yang sakit bahkan hingga mati alasannya tidak menerima perawatan yang sempurna pada dikala animo hujan.

Agar Sirtu/Cipoh tetap sehat pada dikala animo hujan, maka burung perlu diberikan perawatan ekstra biar daya tahan tubuhnya tetap terjaga.

Perawatan Sirtu/Cipoh pada dikala musih hujan meliputi:

Pakan

Pada dikala cuaca dingin, Sirtu/Cipoh harus diberikan lebih banyak pakan yang mengandung protein tinggi, menyerupai jangkrik dan ulat hongkong (UH).

• Untuk pakan utamanya tetap diberikan voer halus, dan usahakan pilihlah voer yang terdapat kandungan madu dan telur pada komposisi materi bakunya.

• Berikan jangkrik kecil 5/5 pagi/sore.

• Ulat hongkong (UH) wajib diberikan pada dikala cuaca masbodoh untuk menghangatkan badan Sirtu/Cipoh, porsinya sanggup 15-20 ekor untuk pagi dan sore.

• Kalau tidak ada ulat hongkong (UH) sanggup juga diberikan ulat sangkar (UK) dengan porsi satu sendok makan.

Air minum

• Ganti air minumnya setiap hari dan cepuk minumnya juga harus rutin dibersihkan setiap hari biar tidak terserang basil yang sanggup mengganggu kesehatan Sirtu/Cipoh.

• Kalau hujan turun setiap hari dan tidak ada sinar Matahari sama sekali, sebaiknya berikan seduhan air jahe sebagai air minumnya untuk menghangatkan badan burung.

• Seminggu sekali berikan vitamin yang dicampurkan pada air minumnya untuk menjaga kondisi burung biar tetap fit.

Mandi

Pada dikala animo hujan, Sirtu/Cipoh tidak perlu dimandikan biar suhu tubuhnya tidak semakin ngedrop.

Jemur

Usahakan sebisa mungkin pada dikala Matahari muncul untuk menjemur Sirtu/Cipoh walaupun hanya sebentar untuk menghangatkan tubuhnya.

Kebersihan

Untuk menghindari biar Sirtu/Cipoh tidak terserang penyakit, sangkar harus dibersihkan setiap hari.

Kerodong

Pada dikala hujan turun terus menerus, sebaiknya Sirtu/Cipoh dikerodong siang dan malam untuk menjaga suhu didalam sangkar biar tetap hangat. Buka kerodong hanya pada dikala membersihkan kotoran dan memberi pakan serta mengganti air minumnya.

Sebaiknya seminggu sekali kerodong dicuci dengan detergent biar tidak menjadi sarang virus dan basil yang sanggup mengganggu kesehatan burung.

Penempatan

Tempatkan Sirtu/Cipoh ditempat yang tertutup biar terhindar dari cuaca dingin.

Baca juga:

Tips perawatan Kacer pada dikala animo hujan

Fungsi utama kerodong untuk burung kicau

Perawatan sempurna untuk Tledekan Gunung biar rajin bunyi dan cepat gacor

Demikian warta wacana "Tips merawat Sirtu/Cipoh pada dikala animo hujan". Untuk warta lain seputar burung Sirtu, sanggup dibaca pada artikel suara burung kicau yang lain.

Kunjungi Juga Artikel Ini : Cara mudah Beternak burung kenari
: Tips Panduan Merawat Burung Perkutut

Sirtu/Cipoh